The Anchor - Jakarta 2029
1 part Ongoing Arkansas "Arkus" Wicaksono tidak pernah bercita-cita menjadi pahlawan.
Lulusan data science cum laude, karyawan startup fintech, pemuda 24 tahun dengan pacar cantik dan masa depan cerah-ia menjalani hidup persis seperti yang dijanjikan iklan TV. Sampai hari ketika semua janji itu hangus terbakar.
15 Oktober 2029. Indonesia diserang. Dalam 72 jam, pemerintah kolaps, listrik padam total, dan 150 jiwa di RT-nya tiba-tiba tidak punya pemimpin.
Arkus bukan tentara. Bukan dokter. Bukan kepala desa. Tapi ia adalah orang yang tidak pernah berhenti belajar.
Sains Data untuk membaca pola krisis. Ilmu kedaruratan Medis untuk mengobati luka di tengah keterbatasan. Filsafat Islam untuk memutuskan siapa yang layak mendapat jatah makan terakhir. Ilmu Perpustakaan untuk mendokumentasikan setiap nyawa agar tidak dilupakan sejarah. Manajemen, hukum, bahasa asing, pertanian darurat, energi alternatif-semua yang dulu dianggapnya "iseng kuliah tambahan" kini menjadi garis hidup.
Di tengah kekacauan, Arkus tidak menjadi pemimpin. Ia menjadi jangkar.
Bukan yang tercepat, terkuat, atau terpintar. Tapi ia ada. Dan ia bertahan. Untuk 117 orang yang selamat karenanya, Arkus adalah segalanya yang mereka butuhkan di saat dunia tidak sedang baik-baik saja.
The Anchor adalah novel tentang persiapan diam-diam, tentang keberanian yang tidak pernah direncanakan, dan tentang pertanyaan paling mendasar: Apa artinya menjadi manusia ketika peradaban runtuh?