
Buat sebagian orang, punya pasangan yang perhatian itu menyenangkan. Tapi bagi Ara, pacarnya-Revan-kadang terlalu clingy. Dari bangun tidur sampai tidur lagi, selalu ada chat, telepon, bahkan tiba-tiba nongol di depan rumah hanya untuk memastikan Ara sarapan. Awalnya, Ara merasa risih. Dunia seakan sempit karena setiap langkahnya selalu diawasi. Tapi semakin lama, Ara mulai sadar... di balik sifat overprotective dan manja Revan, ada alasan yang membuatnya takut kehilangan. Apakah Ara bisa menerima sifat "clingy" itu sebagai bentuk cinta? Atau justru kebiasaan Revan akan jadi jurang yang meretakkan hubungan mereka? Sebuah kisah manis, kocak, tapi juga bikin baper tentang cinta, kepercayaan, dan belajar memberi ruang.All Rights Reserved
1 part