Me and You

Me and You

  • WpView
    Reads 4,011
  • WpVote
    Votes 279
  • WpPart
    Parts 80
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 19, 2025
Namanya Celio Raditya Setia dan sering dipanggil Lio, umurnya baru genap 16 tahun dan tahun ini adalah tahun pertamanya di terima di sekolah SMA N 78 Jakarta, salah satu sekolah favorit di kota ini, hidupnya sederhana bersama dua orang saudara nya dan juga orangtuanya, dia merupakan anak terakhir dari keluarga itu, wajah nya adem dan pendiam membuat terkadang keluarganya pasrah dengan nya, selain pintar dalam segala bidang mata pelajaran, namun Lio lemah terhadap Olahraga, dia juga seorang maniak manga, namun dari itu semua, keluarga nya sangat menyayangi Lio, terutama Abang abangnya yang sangat posesif kepadanya, Davino Abimana dan Denio Hendrawan adalah Abang kembarnya, Ino dan Nio sangat mirip namun kepribadian mereka berbanding terbalik, mereka baru saja menjalani tahun pertamanya di bangku kuliah, keduanya diterima di universitas Indonesia, keduanya juga sangat pintar, dan keluarga ini di berkahi dengan begitu banyak keberuntungan, disisi lain, di daerah Barat kota Jakarta, seorang remaja lainnya bernama Oliver Cheshire juga akan menjalani tahun pertamanya di SMA 78 Jakarta, berasal dari keluarga pengusaha sukses, Oliver merupakan anak Tunggal, itu karena abangnyaa sudah meninggal sejak 4 tahun lalu ketika Oliver berusia 12 tahun
All Rights Reserved
#31
storybl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines