Shin asakura, seorang pemuda nakal yang baru masuk dunia perkuliahan.
Hidupnya sangat membosankan dan ejekan demi ejekan tak pernah lepas dari telinga. Namun, dia tetap hidup sampai saat ini. Dia yakin, semua ini adalah alasan dia dilahirkan, melawan dunia.
Mentalnya berdiri tegak, tak takut menatap masa depan yang berusaha menggapainya di dalam badai.
Hingga suatu hari, dia berjalan di suatu tempat. Gelap, tak bersuara.
Gang sempit itu mengganggu nya. Niat nya hanyalah mengambil jalan pintas agar bisa pulang lebih cepat. Tapi, dia tak menyangka akan tersesat.
Suasana malam yang sunyi dengan angin yang berhembus kencang membuat suasana terasa damai. Entah kenapa, Shin menyukai perasaan ini.
Namun, secara tiba tiba saja setetes demi setetes air turun dari langit. Hujan menghampiri, ikut memberi suasana damai untuk Shin, membuatnya menutup mata. Menikmati keadaan ini.
Sentuhan tiap air yang jatuh di wajahnya sangat nyaman. Tubuhnya serasa di genggam, air hujan itu seolah mengucapkan selamat dan semangat di waktu yang sama. Tangannya terangkat, membuka payung yang di pegang. Membiarkan air itu menyentuh payungnya.
BRAAK-
Suara asing terdengar, membuat suasana intens tadi menghilang. Matanya melirik, langkah kakinya tertarik ke asal usul suara itu. Pupil matanya mengecil saat dilihatnya seorang pria yang berdiri di tengah hujan deras. Menatap kearah langit dengan posisi barangnya di tanah. Tampaknya, barangnya jatuh. Tapi, kenapa dia terus terusan menatap ke arah langit, dan membiarkan air menyentuhnya? Apa, pria itu merasakan hal yang sama?
|Nagushin story!| Midnight Rain
Made by @AsaRatuKebon on Wattpad!
-peringatan (Penting!)
Boyxboy
Fanfiction
Nagumoxshin
Semua character milik Yuto Suzuki
Semua isi cerita itu FIKSI
Homophobic jauh jauh
Boy love.
All Rights Reserved