Retakan yang Kau Buat
Alya menikah muda dengan Ardan, lelaki yang awalnya tampak sempurna, tenang, dan ambisius. Dari luar, rumah tangga mereka terlihat rapi dan bahagia, seolah tak ada celah yang dapat membuat siapa pun curiga.
Namun sejak beberapa bulan terakhir, semuanya terasa sangat berbeda.
Ardan kini pulang semakin larut, tak lagi menatap Alya seperti dulu, dan memilih diam ketika Alya memulai percakapan. Bukan pertengkaran yang membuat Alya takut, melainkan ketidakpedulian yang perlahan masuk dan membunuh hatinya.
Di tengah usahanya mempertahankan rumah tangga, Alya menemukan hal-hal kecil yang tidak seharusnya ada: pesan yang terhapus, dan tatapan kosong suaminya setiap kali ia menyebut tentang masa depan.
Alya mulai bertanya: apakah ia yang berubah... atau Ardan yang sudah tak lagi menginginkannya?
Ketika sebuah kejadian membuat Alya sadar bahwa dirinya tidak bisa terus diam, ia harus memilih bertahan sambil terluka, atau berdiri untuk dirinya sendiri meski harus melepaskan orang yang dulu ia cintai.
Novel ini adalah kisah tentang luka yang tidak terlihat, perjuangan mempertahankan harga diri, dan keberanian untuk tetap kuat bahkan ketika rumah sendiri menjadi tempat paling asing.