Kamu Aku dan Kopi Susu

Kamu Aku dan Kopi Susu

  • WpView
    Leituras 116
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Capítulos 13
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, set 25, 2025
WpInfo
Ficção
Romance
Via, seorang barista introvert yang selalu terlihat tenang dan elegan, hanya ingin bekerja di balik mesin kopi tanpa banyak gangguan. Bagi Via, kopi susu bukan sekadar minuman, tapi warisan kenangan dari ayahnya-setiap gelas adalah cerita yang ia jaga dengan hati-hati. Hidup Via yang damai berubah sejak kedatangan pelanggan baru: Iqbaal . Cerewet, playful, dan selalu bikin onar kecil di kafe. Dari pesanan yang ribet sampai gombalan receh, kehadirannya membuat Via sebal sekaligus... tidak bisa berhenti memperhatikannya. Awalnya, Via yakin Iqbaal hanya pelanggan bawel yang bikin ribut. Tapi semakin sering ia datang, semakin sulit menolak kenyataan: ada sesuatu dalam dirinya yang pelan-pelan luluh. Apalagi ketika sebuah rahasia di balik segelas kopi susu terbongkar, dan perasaan yang selama ini terseduh diam-diam mulai terasa nyata. Romantis, hangat, sekaligus kocak- Kamu, Aku, dan Kopi Susu adalah kisah tentang dua hati bertolak belakang yang bertemu dalam satu resep sederhana: cinta yang paling manis, terseduh dari secangkir kopi susu.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nakula
  • Kembang Desa
  • Salah Status [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo