B.N.T.N
  • WpView
    LECTURAS 85
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Partes 13
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ene 30, 2026
WpInfo
Ficción
Romance
Indonesia dulunya kerajaan-kerajaan yang terus perang. Darah, ambisi, perebutan kekuasaan, sampai akhirnya bersatu jadi satu negara. Zaman berubah, tapi hasrat buat nunjukin siapa yang paling kuat nggak pernah mati. Tahun 2026, tawuran antar pelajar makin brutal. Pemerintah angkat tangan-sampai satu pemuda nyodorin ide gila: bebentengan dijadiin ajang resmi. Permainan tradisional pun lahir kembali, dimodifikasi jadi olahraga strategi nasional. Dari jalanan ke stadion. Dari ekskul ke kasta sosial. B.N.T.N jadi obsesi baru generasi muda-sportif, penuh gengsi, dan tetap bahaya. Di SMA Pitung, arena panas itu punya satu nama: Rizalik Naiupung (Pupung). Pendiam, gesit, tajem, dan siap ngebalik semua aturan. Saat satu pemain misterius masuk dan bikin lapangan kacau, Pupung sadar-ini bukan lagi soal menang. Ini soal bertahan di tengah konflik yang makin liar. Di B.N.T.N, yang diem pun bisa jadi ancaman.
Todos los derechos reservados
#215
strategy
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • GHAIKA (REVISI)
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido