Tere Liye (Demi Kamu)

Tere Liye (Demi Kamu)

  • WpView
    GELESEN 61,014
  • WpVote
    Stimmen 753
  • WpPart
    Teile 8
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Mai 17, 2018
"Maafkan aku Jalal, aku merahasiakan hal sebesar ini padamu. Aku tau kau terluka tapi aku juga sama terlukanya denganmu" - Jodha "Bagaimana bisa kau menyembunyikan hal sebesar itu dariku? Kau tau? Kau berhasil membuatku jatuh cinta padamu dan Kau juga berhasil membuatku terluka" - Jalal Kata orang "Cinta datang karena terbiasa". Lalu bagaimana jika cinta itu datang tapi pada kenyataannya kau telah memiliki seseorang dihidupmu?
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Disguise... [END]
  • Jatuh Cinta Lagi
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Buat Aku Lupa
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • ArKa (End)
  • I (don't) Love You [END]
  • Sepenggal Kata
  • TEMAN

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien