Jodoh pilihan ayah [On-Going]

Jodoh pilihan ayah [On-Going]

  • WpView
    Reads 1,445
  • WpVote
    Votes 623
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 20, 2026
Talia tak pernah menyangka hidupnya akan berubah drastis. Ia harus dijodohkan dengan pria yang sama sekali tak dikenalnya, sebuah keputusan yang datang tanpa peringatan. Kebencian memenuhi hatinya-ia menolak keras, karena tidak mengenal orang itu sama sekali dan merasa perjodohan ini terlalu dipaksakan. Namun, di balik kemarahan dan penolakannya, takdir mulai bekerja dengan caranya sendiri. Tanpa ia sadari, kebenciannya terhadap perjodohan itu justru menjadi awal dari cerita yang tak pernah ia bayangkan: perjalanan yang menuntunnya jatuh cinta pada pria dewasa itu, seorang pria yang awalnya asing, namun perlahan menjadi bagian dari hidupnya yang tak bisa diabaikan.
All Rights Reserved
#786
santriwati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • 𝐇𝐈𝐒 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • Skyline Marriage
  • El and Jerganio (End)
  • President's Wife
  • Heyu : Second Gear
  • GUMI [Completed]
  • Kamu Hanya Milikku

Draven Alaric Venzaro dikenal sebagai CEO dingin yang selalu menomorsatukan pekerjaannya daripada rumahnya sendiri. Berbulan-bulan ia bahkan tidak pulang, seolah kehidupan pribadinya bukan sesuatu yang penting. Sampai suatu malam ia pulang dan menemukan istrinya, Celine Alvaro Venzaro, sedang hamil lima bulan-anaknya. Tanpa marah, tanpa menuntut apa pun, Celine hanya menyambutnya dengan senyum tenang. Justru sikap itu membuat Draven sadar bahwa selama ini ia mungkin telah kehilangan sesuatu yang jauh lebih berharga daripada semua yang ia miliki. 🥇Wife 🥇Bahagia 🥇Sad 🥇Hamil 🥇Husband 🥇 Wedding 🥇marriage 🥇Dingin 🥇Merried 🥇pregnant 🥈Marriagelife 🥉Acak Start : 4/07/25 End : 14/06/26

More details
WpActionLinkContent Guidelines