Invisible in Between

Invisible in Between

  • WpView
    Reads 1,000
  • WpVote
    Votes 117
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 2, 2025
Dulu, Mingyu adalah yang pertama. Anak sulung yang buna peluk paling erat, anak yang selalu dia banggakan di depan keluarga, anak yang katanya akan jadi alasan dia terus kuat hidup. Tapi semua itu terasa seperti mimpi jauh yang mulai memudar... sejak hari buna memutuskan menikah lagi. Mingyu ingat jelas hari itu. Jas putihnya indah senyumnya lebar. Mingyu ingin ikut bahagia, sungguh, karena Mingyu ingin buna merasakan cinta yang utuh. Tapi Mingyu tidak pernah menyangka, dengan pernikahan itu, posisinya di hati sang buna...Jeonghan...ikut bergeser. Tiba-tiba... Mingyu bukan lagi yang pertama. Dan sejak saat itu...Mingyu resmi menjadi anak tengah. Anak tengah yang tak pernah diminta. Anak tengah yang seolah hanya "terselip" di antara kehidupan baru sang buna.Perlahan Mingyu mulai mengerti bahwa perhatian bunanya semakin berkurang. Tapi Jeonghan tidak tahu... Mingyu tidak pernah benar-benar sebesar itu. Mingyu masih anaknya, masih butuh disayangi, masih butuh didengar. Rasanya seperti rumah ini menelan Mingyu hidup-hidup. Kakaknya (anak suami ibu) menjadi kebanggaan baru. Adiknya...dino ...tetap dimanja. Dan Mingyu... hanya nama di daftar keluarga. Mingyu ingin berteriak, ingin marah, ingin menuntut kembali tempatnya di hati Jeonghan. Tapi setiap kali ia membuka mulut, suaranya hanya jadi bisikan yang tak pernah sampai ke telinga Jeonghan. Mungkin Mingyu memang dilahirkan untuk jadi "penghubung." Tidak cukup tua untuk dibanggakan. Tidak cukup kecil untuk dimanja. Hanya... tengah. Dan yang paling menyakitkan adalah, bukan ia yang memilih posisinya saat ini. Dari sulung yang dulu jadi alasan hidupnya... menjadi anak tengah yang bahkan tak pernah dianggap ada. Kadang Mingyu bertanya dalam hati... "Kalau saja buna tidak menikah lagi, apa aku masih akan jadi anak yang dipeluk setiap malam?" "Apa aku masih akan dipanggil 'kebanggaan ibu'?" "Atau memang sejak awal, aku hanya kebetulan lahir lebih dulu... tanpa pernah benar-benar istimewa?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines