Story cover for Invisible in Between  by eisaa3
Invisible in Between
  • WpView
    Reads 924
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 924
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Sep 26, 2025
Dulu, Mingyu adalah yang pertama.

Anak sulung yang buna peluk paling erat, anak yang selalu dia banggakan di depan keluarga, anak yang katanya akan jadi alasan dia terus kuat hidup.
Tapi semua itu terasa seperti mimpi jauh yang mulai memudar... sejak hari buna memutuskan menikah lagi.

Mingyu ingat jelas hari itu.

 Jas putihnya indah

senyumnya lebar. 

Mingyu ingin ikut bahagia, sungguh, karena Mingyu ingin buna merasakan cinta yang utuh. Tapi Mingyu tidak pernah menyangka, dengan pernikahan itu, posisinya di hati sang buna...Jeonghan...ikut bergeser.

Tiba-tiba...

Mingyu bukan lagi yang pertama. Dan sejak saat itu...Mingyu resmi menjadi anak tengah.

Anak tengah yang tak pernah diminta.

Anak tengah yang seolah hanya "terselip" di antara kehidupan baru sang buna.Perlahan Mingyu mulai mengerti bahwa perhatian bunanya semakin berkurang. 

Tapi Jeonghan tidak tahu...

Mingyu tidak pernah benar-benar sebesar itu.
Mingyu masih anaknya, masih butuh disayangi, masih butuh didengar.

Rasanya seperti rumah ini menelan Mingyu hidup-hidup. Kakaknya (anak suami ibu) menjadi kebanggaan baru. Adiknya...dino 
...tetap dimanja. Dan Mingyu... hanya nama di daftar keluarga.

Mingyu ingin berteriak, ingin marah, ingin menuntut kembali tempatnya di hati Jeonghan.
Tapi setiap kali ia membuka mulut, suaranya hanya jadi bisikan yang tak pernah sampai ke telinga Jeonghan.

Mungkin Mingyu memang dilahirkan untuk jadi "penghubung."
Tidak cukup tua untuk dibanggakan.
Tidak cukup kecil untuk dimanja.
Hanya... tengah.

Dan yang paling menyakitkan adalah, bukan ia yang memilih posisinya saat ini. Dari sulung yang dulu jadi alasan hidupnya... menjadi anak tengah yang bahkan tak pernah dianggap ada.

Kadang Mingyu bertanya dalam hati...

"Kalau saja buna tidak menikah lagi, apa aku masih akan jadi anak yang dipeluk setiap malam?"

"Apa aku masih akan dipanggil 'kebanggaan ibu'?"

"Atau memang sejak awal, aku hanya kebetulan lahir lebih dulu... tanpa pernah benar-benar istimewa?"
All Rights Reserved
Sign up to add Invisible in Between to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Syila, in Silence [Revisi] by minyjCups
59 parts Complete
Sheila Mecca Maida, gadis yang malam itu nekat menantang nasib di arena balap liar, kini terkapar di pinggir jalan. Aspal dingin mencium tubuhnya yang lemah. Darah mengalir, membentuk genangan merah di bawah cahaya lampu jalan yang terang. Pandangannya kabur, napasnya tersenggal dan dunia terasa menjauh perlahan. Di antara kesadarannya yang rapuh, satu rasa mengendap di dadanya. Sesal. "Harusnya nggak gini..." bisiknya lirih, nyaris hilang ditelan deru malam. Lalu segalanya gelap. Namun ketika ia kembali membuka mata, dunia yang menyambutnya bukan lagi miliknya. Ia tidak lagi menjadi Sheila Mecca Maida. Ia terbangun dalam tubuh Syila Archela Pradipta, seorang tokoh figuran dalam novel yang pernah ia baca sebelum kecelakaan itu terjadi. Dan sejak saat itu, takdir pun mulai bergeser. ------------------------------*-* ❗PROSES REVISI❗ Tag: #2 transmigrasi (11 Juli 25) #2 silence (11 Juli 25) #1 silence (12 Juli 25) #3 screet (12 Juli 25) #2 ceritapendek (16 Juli 25) #2 figuran (16 Juli 25) #1 ceritapendek (19 Juli 25) #1 secret (19 Juli 25) #1 sekolah (21 Juli 25) #1 misteri (27 Juli 25) #1 friendship ( 2 Augustus 25) ⚠️ Sebelum baca: Cerita ini murni dari pemikiran sendiri, terinspirasi dari kisah transmigrasi, bukan hasil nyontek. Jadi jangan asal tiru apalagi klaim ya 🙅🏻♀️🔥 Ditulis oleh penulis pemula, iya. Tapi bukan berarti bebas dijudge sesuka hati. Gak suka? Scroll aja. Gak usah nyinyir atau bikin asumsi ngasal. 😼💢 Baca santai aja, jangan bawa emosi. Enjoy! ➹📚✨
I'm Not Just a Figuran by izza21_b
62 parts Ongoing
Citra Angraini adalah seorang gadis remaja yang akhirnya meregang nyawa di usia muda. Sedari kecil Citra sudah harus bolak-balik ke rumah sakit karena penyakit yang dideritanya semenjak lahir, Citra sangat suka membaca, terutama novel. Namun siapa yang menyangka Citra yang gemar membaca novel berakhir menjadi salah satu tokoh figuran bernama Sherlyn pada sebuah novel yang terakhir kali dia baca sebelum kematiannya di dunia nyata. Mengetahui tokoh Sherlyn yang akhirnya meninggal pada pertengahan novel berhasil membuat Citra sangat terpukul hingga dia membulatkan tekadnya untuk mengubah nasib Sherlyn melalui perubahan-perubahan kecil yang akan Citra lakukan. ---><--- "Pada novel Sherlyn menolak pertunangan ini, apa yang akan terjadi jika aku melakukan yang sebaliknya?" "Aku harus melakukan perubahan agar nasib Sherlyn juga berubah." "Yang benar saja, di dunia sana Aku baru saja mati, aku tidak mau mengikuti alur cerita ini dan akhirnya aku akan mati pada pertengahan novel." "Siapa yang perduli dengan novel ini, Aku sudah pernah mati sekali dan aku lebih menyayangi hidupku dari apapun." "Sesekali menjadi egois tidaklah terlalu buruk bukan. Maaf Davin aku akan memanfaatkanmu sekali ini aja." . . "Sherlyn ikut gimana baiknya aja." Setelah terdiam selama beberapa saat Sherlyn akhirnya menyetujui usulan pertunangan tersebut. Bagaimana kelanjutan kehidupan Citra di dunia novel? Bagi yang penasaran mampir aja oke . . Rank #🥇 fiance #🥇 fyp #🥇 mostwanted #🥇 teen #🥇 bucin #🥇 geng #🥇 iceboy #🥇 isekai #🥇 figuran #🥇 tenfiction #🥇 sekolah #🥇 fiksipenggemar #🥇 antagonis #🥇 tunangan #🥇 school #🥇 fiksi #🥇 sahabat #🥇 fiksiremaja #🥇 protagonis #🥈 cuek #🥈 baper #🥈 romantis #4 fantasi #5 transmigrasi #10 romance Start : 10/8/25 End : -
You may also like
Slide 1 of 10
Little Prince  cover
Syila, in Silence [Revisi] cover
I'm Not Just a Figuran cover
ATLANTIS 2: PANGLIMA cover
RETAK: Sisi Lain Galen cover
GRAVARENZO cover
Sister's Of Antagonis [ MASIH REVISI ] cover
EXTRAORDINARY Figuran cover
Leonard cover
The Time cover

Little Prince

23 parts Ongoing

Abigail namanya, putra dari Dominic Salazar. Bocah lima tahun yang suka sekali dengan apel, hidupnya berubah setelah ibu membawanya pergi ke sebuah rumah mewah. "Ini, Abigail! Salam kenal!"