7 Pesawat Kertas[On-Going]
21 parte Ongoing 💢 Dilarang keras untuk plagiat!!
'Merapi tidak pernah mengingkari janjinya'-Cahyo Wicaksono
.
.
kalo tujuh ya tetap tujuh,dengan satu tujuan yang sama.
Dulu, rumah itu selalu dihiasi dengan suara kebisingan kita. Suara ribut itu selalu muncul, tak pernah kenal kata lelah. Saat itu, ruang tamu selalu di ribut kan dengan suara TV yang memecahkan kesunyian, disisi lain. Suara potongan pisau juga muncul dari arah dapur, disana ada seseorang
yang kita sebut 'ibu', setiap hari, ibu selalu memasak dan membereskan rumah hingga bersih. Dihalaman rumah juga terdapat suara motor yang sedang dipanaskan, disana juga terdapat orang yang kita kenal, panggil saja 'bapak', saat itu
bapak sedang bersiap-siap untuk berangkat kerja setelah menyantap sarapan yang ibu buat. Di kamar yang sudah sedikit usang namun masih layak dihuni, ada kakek paru baya yang kita sebut 'mbah', di kamar yang cukup usang itu. Mbah selalu melantunkan ayat-ayat dengan sangat lembut untuk didengar, sehingga se-isi rumah itu seolah di lindungi setiap saat.
Tapi takdir tidak ada yang tau, suara TV itu tak pernah lagi terdengar, suara potongan pisau yang selalu ibu gunakan untuk memasak tak lagi digunakan. Bahkan halaman rumah yang selalu ada bapak untuk bersiap berangkat kerja, juga tak lagi ada. Terutama.., lantunan ayat-ayat yang sering mbah nya itu lakukan. Kini, rumah yang awalnya sibuk dengan aktivitas dan suara keributan, sudah tak lagi ada. Rumah itu.., benar-benar berubah 180 derajat--bentuk, suasana, bahkan orang yang sempat tinggal disana. Semuanya benar-benar berubah semenjak kejadian itu.
-
Kejadian Erupsi Gunung Merapi benar-benar menghancurkan desa dalam hitungan detik--tak ada satupun yang tersisa--hanya ada kenangan yang tidak akan kembali terputar.
-
Start:23 Novem 2025
Finish:-
VOTE AND COMMENT‼️