ROYALTY
  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 2, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
Layaknya sebuah lingkaran yang tidak memiliki ujung, begitulah Bumantala school yang seolah tidak memiliki jalan keluar selain kematian. Sekolah dengan semboyan bebas biaya itu ternyata harus membayar ilmu dengan mental dan nyawa. Semuanya dipaksa untuk bungkam agar bisa tetap bertahan, dipaksa untuk tuli agar tidak mati. Namun seorang siswi datang bukan untuk mati, melainkan menuntut keadilan dari banyaknya nyawa yang melayang. "Lo itu cuma murid baru, tugas lo cuma bertahan dan menghindari kematian." Seorang laki-laki tengah memperingati Niran. Namun gadis itu malah tersenyum. "Justru gue pengin tau gimana mereka memperlakukan kalian sampai pada titik kematian." *START: 2 Oktober 2025 *FINIS :
All Rights Reserved
#267
tekateki
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • Hello, Mr. Mafia!
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Shadow in the Lab
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Defiant [END]
  • My Perfect Model ( Republish )

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines