Our Studio, Our Home

Our Studio, Our Home

  • WpView
    Reads 4,247
  • WpVote
    Votes 632
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 1, 2025
Bagi Juun, studio radio tua itu hanyalah bangunan reyot di atas lahan strategis. Target selanjutnya untuk buldoser. ​Bagi Yuha, studio itu adalah satu-satunya peninggalan kakeknya. Harta karun yang harus diselamatkan dengan cara apa pun. ​Sebuah tugas kuliah memaksa mereka-si arsitek sinis dan si penyiar sentimentil-untuk bekerja sama. Misinya: membuktikan bahwa sebuah kenangan layak untuk diperjuangkan dalam waktu 30 hari. ​Ini bukan kisah cinta pada pandangan pertama. Ini adalah kisah cinta yang dibangun dari perdebatan sengit, secangkir kopi rahasia, dan sebuah siaran radio yang berhasil menemukan frekuensi yang tepat untuk dua hati yang berbeda. Genre: Romance, Slice of Life, Enemies to Lovers, Comedy, College, Heartwarming Disclaimer: Penting untuk diingat bahwa seluruh SIFAT, KEPRIBADIAN, TINDAKAN dan JALAN HIDUP mereka di dalam cerita ini adalah 100% FIKTIF. Cerita ini sama sekali tidak mencerminkan atau berhubungan dengan kehidupan nyata dari individu tersebut. Mohon untuk menjadi pembaca yang bijak.
All Rights Reserved
#560
juun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Kembang Desa
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad
  • Stand by Me

[LENGKAP] Giana sudah bekerja di perusahaannya sekarang selama 4 tahun dan dia merasa ini adalah waktu yang tepat untuk menantang dirinya dengan bergabung ke perusahaan baru. Ia akhirnya mengajukan cuti untuk melakukan wawancara secara diam-diam. Tapi pekerjaannya semakin menggila dan tiba-tiba Giana dapat merasakan perubahan sikap dari atasannya, Arvin. Padahal dia hanya ingin menjalankan hari dengan tenang seperti biasanya untuk mempersiapkan diri menyelesaikan lamaran di tempat barunya itu. Iya, lamaran. Lamaran kerjaan kan? Tapi kenapa satu kantornya malah salah menyimpulkan jadi lamaran yang lain sih? Highest Ranking #1 out of 3.12K Metropop 07/01/2026 #1 out of 25.6K Chicklit 11/01/2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines