Indahnya Sinar Mentari ( Ongoing)

Indahnya Sinar Mentari ( Ongoing)

  • WpView
    LECTURES 285
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Chapitres 9
WpMetadataReadTerminé mer., janv. 21, 2026
Sinopsis : Bagi semua orang, Julia dan Yuna adalah sahabat sempurna, dua gadis yang selalu bersama, tawa mereka seolah menjadi bagian dari pagi yang cerah. Namun di balik kehangatan itu, ada sesuatu yang perlahan memudar... seperti cahaya yang terselimuti kabut tipis. Segalanya berubah ketika Julia bertemu seorang gadis asing yang memiliki wajah nyaris sama dengan dirinya. Pertemuan demi pertemuan menumbuhkan kedekatan aneh di antara mereka, tetapi juga membuka pintu ingatan yang selama ini terkunci rapat. Suatu hari, tanpa peringatan, Julia mulai mengingat kembali sebuah tragedi kelam peristiwa mengerikan yang merenggut banyak nyawa di dalam sebuah gerbong kereta api insiden yang kemudian dijuluki Gerbong Merah. Kini, ingatan yang bangkit itu bukan hanya mengusik ketenangan Julia, tetapi juga mulai mengubah segalanya termasuk persahabatannya yang selama ini tampak sempurna, karena Julia menemukan sebuah buku bersampul merah tua yang nampak kusam dengan daftar nama orang - orang yang terlibat di peristiwa itu.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Like Crazy : Special Chapter
  • Deklarasi di Bawah Senja
  • MYSTICAL🍁
  • Kamu Hanya Milikku
  • THE OLD SOUL
  • Lika-Liku LiNo (Lika-Liku Liam dan Nona)
  • Saudara
  • The Manipulative Girl
  • ✔️Sweetest Blood (Soobjun)

" Anak gatau di untung kamu, Dend" ujar sang mama " Emang anak gak berguna, ngurus satu perusahaan aja ga becus kamu" tambah sang papa " M-maaf " lirih Dend . . . . . " Aku gabisa, maafin aku mungkin ini yang terbaik " ujar Alletha " Tapi sayang " ucap Dend berusaha mencegah sang kekasih . . . . . " Gua mohon, jangan pergi lagi " ucap Dend, raut wajahnya memelas " T-tapi Dend " jawab Abraham ragu " Gua gapunya siapa² lagi selain kalian " Lirih Dend . . . . . "Selamat, lo udah kehilangan Aca" ucap Aiden . . . . . "Ternyata kamu masih berguna juga untuk di perbudak" ucap wanita paruh baya yang tak lain adalah orang tua Dend "Kalau sampai kami tidak mendapatkan tujuan kami, kamu adalah orang pertama yang kami kirim ke neraka" ucap sang papa.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu