Quick Transmigration The Sickly Beauty's Guide to Tormenting Scum

Quick Transmigration The Sickly Beauty's Guide to Tormenting Scum

  • WpView
    LECTURAS 37,902
  • WpVote
    Votos 1,799
  • WpPart
    Partes 66
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, oct 9, 2025
【Pasangan Murni 1V1 + Balas Dendam + Cerita Menyenangkan + Menghancurkan Karakter Green Tea/White Lotus + White-Cut-Black】 〔Seorang kecantikan yang menakjubkan, licik, tampak lemah namun sebenarnya white-cut-black × berbagai penguasa jahat yang psikopat dan kejam sebagai pasangan dominan〕 Shen Chiqing, terkenal sebagai kecantikan lemah dalam ruang sistem, selalu menempati peringkat terakhir di papan peringkat tuan rumah, meskipun ia hanya menyelesaikan tugas karakter harian dengan santai. Ketika ruang sistem menjatuhkan hukuman kepada tuan rumah dengan peringkat terendah, Shen Chiqing menanggung utang ratusan miliar poin. Menatap defisit yang mengerikan, ia bertekad untuk melunasi utangnya: "Hanya sekadar poin? Tidak ada lagi bersantai-saatnya benar-benar menaklukkan orang!" Sistem 668, yang sudah lama mendampinginya, mengira tuannya akan segera kembali bermalas-malasan. Namun, Shen Chiqing justru memilih tantangan tersulit: modul Tormenting Scum. ( Tormenting Scum artinya menyiksa bajingan )
Atribución Creative Commons (CC)
#43
fw
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Prahara Lamaran [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido