The Lost Crown : Shadows Behind The Throne

The Lost Crown : Shadows Behind The Throne

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 27, 2025
"Mahkota mungkin telah hilang, tetapi bayangan takhta tidak pernah pergi." Kerajaan Autheria runtuh dalam api, meninggalkan Lady Anelish tanpa keluarga dan tanpa mahkota. Dibawa ke negeri asing, ia tumbuh sebagai gadis tanpa nama di istana Cryostia, menyimpan rahasia yang tak seorang pun boleh tahu. Di antara dinginnya istana, hadir Aeris, pangeran kedua yang menjadikannya sahabat sekaligus pelindung. Namun, seiring waktu, bakat dan sikap Anelish perlahan menyingkap sesuatu yang tidak bisa disembunyikan selamanya. Takdir pun mulai menuntut apakah ia akan tetap hidup sebagai seorang asing, ataukah bangkit sebagai pewaris sejati yang ditunggu sejarah?
All Rights Reserved
#16
tanpanama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bound to Him
  • SHEA SANG FIGURAN
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Hello, Mr. Mafia!
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • Shadow in the Lab
  • Fraktal Rahasia
  • Defiant [END]

Arstella terbangun di tubuh seorang pelayan di dunia asing yang penuh aturan dan kasta yang tak ia pahami. Setelah dipecat karena kebodohan yang tak disengaja, ia menemukan secarik poster. Kerajaan Eldoria tengah mencari pelayan untuk dua pangeran. Pangeran Leo, sang pewaris berambut emas yang dicintai rakyat, dan Pangeran Theodore, sang anak berambut hitam yang dibenci istana karena dianggap membawa kutukan. Tanpa pilihan, Arstella melamar pekerjaan itu dan tanpa sadar melangkah ke dalam istana yang tak hanya penuh kemegahan, tapi juga rahasia kelam. "Dewa aku hanya ingin hidup tenang... aku hanya ingin bekerja," bisik Arstella lirih, seolah sedang memohon pada langit yang bahkan tak menjawab. Namun, jawabannya datang dari bayangan. Suara Theodore terdengar rendah dan berbahaya. "Sayangnya, kau bekerja pada iblis, Stella." Ia melangkah mendekat, matanya gelap tak menyisakan belas kasih. "Dan dewa tak punya kuasa atas sesuatu yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines