BULLY
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 27, 2025
13+ [Mengandung kekerasan, gore, dan thriller] Tsukasa Rikyuu, semula adalah gadis baik, pendiam, dan penuh prestasi. Cantik, manis, layaknya sebuah boneka. Namun, semenjak kedua orang tuanya meninggal dan dia dibesarkan oleh kakak laki-lakinya, kehidupannya mulai berubah. Tak pernah ada senyum di wajahnya. Hanya tangis dan lebam. Dia dirundung, disakiti, di sekolah, maupun di rumah. Hingga akhirnya tak ada harapan lagi untuknya. Saat dia mulai lelah dan marah dengan nasibnya, sebuah insiden terjadi ketika dia dirundung. Menewaskan salah satu teman yang merindingnya. Dan sejak saat itu, gadis manis bermata biru itu berubah jadi mesin pembunuh, demi membalas semua perbuatan mereka. [Enjoy Reading, this is my first thriller story :D ]
All Rights Reserved
#944
mentalillness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Bound to Him
  • Fraktal Rahasia
  • Shadow in the Lab
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • Defiant
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • (END) Setting the Path of Life - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • SHEA SANG FIGURAN

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines