My Professor, My Husband

My Professor, My Husband

  • WpView
    Reads 1,023
  • WpVote
    Votes 108
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 7, 2026
Amara tidak pernah menduga perjodohan yang diatur keluarganya justru mempertemukannya dengan Adrian-dosen muda yang terkenal dingin, rapi, dan berwibawa di kampus. Pernikahan mereka digelar megah namun tetap sederhana, memancarkan gengsi keluarga kaya tanpa kehilangan kehangatan. Namun, menjadi istri sekaligus mahasiswi Adrian bukanlah hal mudah. Di kampus, Adrian tetap bersikap formal, menjaga batas antara dosen dan mahasiswa. Tapi begitu pintu rumah tertutup, sisi lain dari Adrian perlahan muncul-ia mulai mencari perhatian, menyandarkan kepala di bahu Amara, hingga tanpa sadar menunjukkan sifat manjanya yang tak pernah ditampilkan di depan orang lain. Bagi Amara, awalnya semua terasa asing dan penuh jarak. Namun sedikit demi sedikit, ia belajar memahami suaminya. Dan bagi Adrian, Amara adalah satu-satunya tempat ia bisa melepaskan topeng dinginnya. Perjodohan ini ternyata bukan akhir kebebasan mereka, melainkan awal dari perjalanan menemukan cinta yang tulus-di antara formalitas kampus, dinamika rumah tangga, dan rahasia kecil yang hanya mereka berdua tahu.
All Rights Reserved
#964
mengagumi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NYALA JIWA
  • Mantan Tapi Menikah | Revisi
  • Auristela
  • Meet You (TAMAT)
  • Titik Henti
  • DIAGNOSA RASA
  • Cold And Bedu [END]
  • Bersama
  • Designer
  • Ramadhan Tale [ END ]

[Series kedua dari Rombongan Sirkus] Dua orang dengan luka inner child yang nganga, apakah pantas bersanding bersama? Mungkin jawabanmu tidak, atau sebaiknya satu dan lainnya mencari pasangan yang lebih normal untuk memperoleh peluang menghasilkan harmoni keluarga yang lebih baik. Namun, bagaimana jika kedua anak manusia yang tumbuh dari keluarga cacat dan penuh luka ini justru disatukan dalam ikatan pernikahan. Gemuruh, riuh, amarah semuanya bergema di permukaan. Lantas yang menjadi tanda tanya, apakah ikatan ini masih layak dipertahankan? Atas luka-luka yang semakin bertumpuk.

More details
WpActionLinkContent Guidelines