Angkasa Tanpa Konstelasi

Angkasa Tanpa Konstelasi

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 1, 2025
Apa yang kamu pikirkan tentang Angkasa? Langit luas tanpa ujung? Atau ruang hampa yang kosong? Tapi ini bukan tentang langit. Tapi, Nabastala Angkasa. Pemilik senyum manis dan jiwa romantis. Ia adalah bintang sekolah yang bersinar...hanya saja, ia tidak tahu peta bintang mana yang harus ia ikuti. Di tengah kesibukannya yang hampa, Nabas tak sengaja bertemu Azumi Inara, teman seangkatannya yang seolah tak terlihat. Azumi si gadis cuek, efisien, dan sulit didekati. Nabas jatuh cinta, dan obsesinya sederhana: mengajak Azumi pacaran. Namun, Azumi punya misi lain. Dia melihat kekosongan di mata Nabas. Alih-alih menerima cintanya, Azumi malah memaksa Nabas mencari jati diri. "Jangan mengejar aku, Nabas. Kejar dirimu dulu." Bisakah sebuah kisah cinta lahir dari persahabatan yang sarat krisis identitas?
All Rights Reserved
#10
krisisidentitas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • EVANESCENT
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines