Ayah, aku juga mimpi (END)
Raline hanyalah seorang gadis biasa dengan mimpi sederhana: menggambar dan membuat dunia terasa lebih indah. Akan tetapi di rumahnya sendiri, mimpi itu dianggap sepele dan tidak punya masa depan. Setiap goresan pensil dibalas dengan bentakan. Setiap harapan dijawab dengan cambukan. Teguh, sang ayah, percaya bahwa kesuksesan dan keberhasilan lahir hanya ketika putrinya mendengarkannya.
Di balik kamar yang terkunci, di bawah selimut malam, Raline diam-diam menggambar luka yang tak bisa ia ucapkan. Hingga suatu hari, diamnya berubah menjadi keberanian dan gambar menjadi suara untuk menggapai mimpi.
Namun, seberapa jauh seorang anak bisa berlari dari bayangan ayahnya?
"Ayah, Aku Juga Punya Mimpi" adalah kisah pilu tentang impian, keberanian, dan kehilangan.