Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Grasping the Void

Grasping the Void

  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Nov 30, 2025
Setiap manusia memiliki keunikan. Wajah, sidik jari, helaan napas, aroma, hingga warna yang selama ini menyelimuti mereka. Ada yang berwarna transparan dan beberapa memiliki warna. Manusia yang memiliki selubung warna nyaris tiada hanya dapat dikenali oleh sejenisnya. Mereka hidup bersembunyi di hutan setelah sekian lama kerap dipandang buruk. Mereka disebut penyihir dan penista agama. Suatu ketika bencana datang dari para pemburu penyihir. Mereka datang dan menghunus berkah yang seharusnya tersebar ke seluruh pijakan tanah ataupun lintasan udara. Hanya terdengar rintihan, selubung tubuh yang menggelap, dan darah yang membasahi kawasan pemukiman di tengah hutan. Namun, aksi pembantaian ini meluputkan seseorang. Ia rela menggenggam dosa akibat ketidakpatuhannya pada aturan dan tradisi. Mengelak kesunyian dan nestapa yang membanjiri tanah kelahirannya. Satu per satu bangkit dan menimbulkan percikan api yang melebar. "Seharusnya kau hidup damai seperti bayangan berlalu-lalang. Kenapa kau memilih jalan ini?" Tanya lelaki itu. "Aku tidak kuat atas derita ini," ucap perempuan itu parau, "harga diri kita yang terinjak di rumah sendiri. Tak sepatutnya kita terus diam dan menggenggam kehampaan akibat rasa sakit yang mereka bawa." Diunggah: 1 Oktober 2025 Diikutkan dalam event Storify 2025 yang diadakan oleh Stora Media. Peringatan: Konten mengandung adegan kekerasan dan darah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Duke'S Red String
  • Abo Desire
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • When The Villain Called Me Mother
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • Just let me live, Duke!
  • I Became the Villain's Nursemaid
  • SERAPHINA : I'am The Villainess, So What?
  • GALEN PRADIPTA
  • A Family of Villains

Leya menghabiskan hidupnya melihat benang merah milik orang lain, tanpa pernah melihat miliknya sendiri. Hingga maut datang menjemput. Di bawah reruntuhan perpustakaan yang lumat oleh gempa, jari kelingking Leya tiba-tiba menyala. Di detik-detik terakhir napasnya, ia melihat benang itu terhubung pada seorang pemuda dengan wajah bersimbah darah. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, kegelapan merenggut segalanya. Maut seharusnya menjadi akhir, tapi Leya justru terbangun sebagai anak rahasia di kediaman seorang bangsawan yang dingin di dunia yang asing. Dan ujung benang merah itu kini bertaut pada sosok yang paling seharusnya ia hindari. Sosok yang bisa menghancurkan hidup barunya dalam sekejap. Jika benang merah takdir konon tak pernah salah, lalu mengapa Leya merasa takdir sedang berusaha membunuhnya untuk kedua kali? ©April, 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines