Threads of Destiny.

Threads of Destiny.

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 28, 2025
Sinopsis Lunaisha Azkiya Hawa, 27 tahun, adalah perempuan yang dikenal dunia karena kecemerlangan karier, pendidikan tinggi, dan kiprahnya sebagai praktisi hukum, akademisi, sekaligus aktivis kemanusiaan. Namanya kerap terpampang di media internasional, namun di balik citra itu, ia menyimpan luka yang hanya ia sendiri yang tahu. Setiap kesalahan yang ia perbuat selalu ditutupinya dengan prestasi baru. Bagi dunia, ia sempurna. Bagi keluarganya, ia kebanggaan. Tapi hanya satu orang yang selalu resah dengan semua "pengorbanan diam-diam" Lunaisha: Haren sahabat masa kuliahnya, lelaki yang pernah ia cintai tapi ia lepaskan karena merasa tak pantas mendampinginya. Saat sedang menjalankan misi kemanusiaan di Yordania, telepon dari Oma Dayah mengubah seluruh hidupnya. Oma memintanya menikah dengan Zafiy, putra dari sepupu ibunya seorang pria yang diam-diam telah lama mengagumi Lunaisha dari kejauhan. Alasan permintaan itu bukan hanya tradisi, tapi juga karena kesehatan Oma Dayah yang kian menurun. Merasa berutang budi atas segala kebaikan Oma di masa lalu, Lunaisha akhirnya menerima, meski hatinya belum sepenuhnya siap. Sejak itu, hidupnya berubah: Ia harus menjaga nama baik keluarga Zafiy. Masa lalunya yang kelam mulai muncul satu per satu. Perasaannya pada Haren yang ternyata berbalas, tapi datang terlambat. Dan pengorbanan Zafiy, yang mencintainya dalam diam, harus berhadapan dengan bayangan masa lalu Lunaisha. Apakah cinta bisa lahir dari sebuah pernikahan yang dipaksakan? Atau justru masa lalu akan selalu membayangi masa depan?
All Rights Reserved
#985
spritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines