We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ANNABELLA

ANNABELLA

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 2, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
FOLLOW SEBELUM BACA! Annabella Dianantara, mempunyai paras yang cantik dan berhati baik, hidup dalam pengasingan keluarga. Sejak usia 5 tahun, ia berjuang melawan penyakit serius yang mungkin tak bisa tersembuhkan, hingga ia dibuang oleh Keluarga Dianantara yang terobsesi pada kesempurnaan. Meskipun Annabella terus berusaha, keluarga kandungnya menolaknya mentah-mentah. Titik balik datang saat Annabella diangkat menjadi putri oleh Keluarga Argantarian, sebuah marga terpandang yang menerima dirinya apa adanya. Namun, kebahagiaan itu terusik oleh Liam Sadipta Argantarian, putra kandung keluarga tersebut. Liam, pria keras dan kejam dengan tatapan tajam, membenci Annabella. Ia merasa kehadirannya telah mengalihkan fokus keluarganya. Liam bertekad menyingkirkan Annabella, tetapi seiring waktu, kebencian itu perlahan berubah. Perasaan aneh, perasaan tak ingin kehilangan muncul ketika Liam mengetahui kenyataan pahit, gadis yang selalu tersenyum tanpa beban itu ternyata sedang bertarung melawan penyakit mematikan yang bisa merenggut nyawanya kapan saja.
All Rights Reserved
#1
annabella
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Transmigrasi Ziora

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines