2601 MDPL

2601 MDPL

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Thu, Oct 2, 2025
Selama berminggu-minggu, Gunung 2601 mdpl hanyalah khayalan pahit. Setiap jadwal pendakian yang ditetapkan selalu gagal, dari alasan klise hingga penundaan paling absurd karena aksi demo. Bagi 18 remaja yang sudah di ambang muak maksimal, pertanyaan "Kapan sih mau mendaki?" menjadi lagu wajib yang menyebalkan. Klimaks kejenuhan itu pecah pada tanggal 20 September. Keputusan diambil, mendadak. Misi dimulai bukan dari jalur menanjak, melainkan dari layar smartphone yang merepotkan. Mereka berjibaku melawan sistem online ticketing yang error, dipaksa memesan ulang per kelompok kecil, sebuah pemanasan mental yang menguras emosi. Keberangkatan ini diwarnai kekacauan sejak awal; rombongan segera terpecah begitu memasuki Kota Jember yang ramai. Ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan ujian persahabatan, kesabaran, dan logistik di tengah malam. Akankah 18 orang ini berhasil bersatu kembali dan mencapai puncak yang sudah terlalu lama mereka dambakan, atau akankah gunung itu kembali menunda janji mereka?
All Rights Reserved
#437
pendakian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ✔ A Convenience Store connects The Past And the Present
  • NOA (Boypussy)
  • [BL] Jatuh Cinta pada Tokoh Protagonis
  • Dancing With The Tide/ He Bu Tong Zhou Du (何不同舟)
  • transmigrasi boy (Terbit)
  • Stuck Between The Pags
  • [BL] Pendamping Tentara
  • Di antara kabut & kamu. [PROSES TERBIT]
  • [BL /END] God learning is in hand, I have the world
  • Pertama Kali Jadi Bunda { END }

Cerita Terjemahan. Sebuah toko serba ada menghubungkan masa lalu dan masa kini, membuat waktu mengalir sepuluh kali lebih cepat. Penulis: Saus Sandwich Jenis: Roman Sejarah Status: Selesai Terakhir diperbarui: 2026-01-09 Bab Terbaru: Bab Tambahan Enam: Setiap Orang Memiliki Kebahagiaannya Sendiri Pabrik kembang api keluarga Jiang Ling meledak, ayahnya meninggal dalam kebakaran, dan Jiang Ling terbebani hutang yang sangat besar. Dia harus putus sekolah dan kembali ke rumah untuk mewarisi toko kelontong kakeknya. Tetapi yang tidak pernah dia duga adalah toko kelontong itu memiliki dua pintu, satu menuju era modern dan yang lainnya ke masa lalu. Yang terpenting, aliran waktu di kedua pintu itu berbeda. Di sisi gerbang besi, matahari terbit; di sisi gerbang kayu, matahari terbenam... Barang-barang yang sebelumnya tidak bisa dijual tiba-tiba menjadi harta karun di era ini! Mie instan, soda, obat penurun demam, kosmetik... Jiang Ling sudah kehilangan hitungan berapa kali dia berkata: Aku bukan dewi. [Perjalanan Waktu + Pelunasan Hutang + Penciptaan Kekayaan + Makanan Lezat + Momen Mengharukan + Pasangan Romantis (Peran Kecil)] ======================= Cerita ini bukan milik saya!!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines