We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Whispers of the Forgotten Time

Whispers of the Forgotten Time

  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Fri, Oct 10, 2025
WpInfo
Fiction
Historical
Royalty
Romance
Mystery
Seorang arkeolog muda yang cerdas dan berani, Aruna, tengah meneliti situs kuno Majapahit ketika sebuah insiden misterius terjadi, memaksanya masuk ke tubuh seorang wanita bangsawan di masa kerajaan Majapahit. Terjebak di masa lalu, Aruna harus menavigasi kehidupan istana yang penuh intrik, peraturan ketat, dan rahasia politik. Catatan penulis: Cerita ini hanya fiksi. Nama tokoh, tempat, dan peristiwa hanyalah hasil imajinasi. Setiap kemiripan dengan kejadian nyata adalah kebetulan semata.
All Rights Reserved
#236
majapahit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ATSHA
  • 2 pilihan
  • [END] Selir Kesayangan Mogok Kerja Setiap Hari
  • Di Balik Jarak
  • Reborn: Membatalkan Pernikahan, Membuat Pangeran Kejam Kehilangan Kendali
  • LADY AINSLEY
  • 🄼🅈 🄷🄾🄽🄴🅈
  • I DIED AS A ROYAL VILLAIN
  • THE CROWNLESS
  • THE UNTAMABLE DUCHESS OF THE NORTH
ATSHA

Athaillah Zaviyar Asshauqi, 22 tahun, adalah pemuda yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di Yaman. Wajahnya teduh, sorot matanya tajam namun menenangkan-bekas dari tahun-tahun panjang menimba ilmu agama. Ia cenderung pendiam, kalem, dan punya aura pemimpin yang kuat meski jarang bicara banyak. Ketika kembali ke tanah air, ia belum benar-benar menyesuaikan diri dengan ritme kehidupan modern, apalagi dunia malam atau pergaulan bebas-semua terasa asing baginya. Tanpa banyak aba-aba, kedua orang tuanya menjodohkannya dengan Alesha Nadhifa Shakeela, perempuan 26 tahun yang bekerja sebagai bartender di lounge eksklusif. Alesha itu berani, mandiri, dan sangat jauh dari bayangan "calon istri ideal." Rambutnya berwarna burgundy, gaya bicaranya lugas, dan ia tidak malu menunjukkan siapa dirinya. Di balik semua itu, Alesha menyimpan banyak luka-ia ditinggalkan ayahnya saat umur 7 tahun dan harus bekerja keras untuk menopang hidupnya, dan juga mamahnya yang sering sakit-sakitan. Ia juga tidak percaya pada cinta yang mudah. Pertemuan mereka seperti dua kutub bertabrakan: satu datang dari dunia yang penuh aturan dan prinsip, satu lagi terbentuk dari kerasnya realita dan kebebasan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines