Ketika Dinding Tak Cukup Tebal

Ketika Dinding Tak Cukup Tebal

  • WpView
    Reads 219
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 23, 2026
Pertemuan Zahwa dan Hisyam bermula dari sebuah insiden kecil di jalan sepi menjelang magrib-saat Zahwa tanpa sengaja menggagalkan percobaan pencopetan yang menimpa pemuda berjaket kulit hitam itu. Zahwa tak pernah berniat melibatkan perasaan. Sejak awal, hatinya telah tertambat pada seseorang, dan Hisyam bukanlah sosok yang ia cari. Maka ketika ia tahu Hisyam adalah murid ngaji kakaknya sekaligus tetangga, Zahwa memilih membangun jarak. Namun Hisyam terus hadir di ruang-ruang yang tak bisa ia hindari-di rumah, di jalan, hingga kampus yang sama. Perlahan Zahwa menyadari, dinding yang ia bangun atas nama keyakinan ternyata tak cukup tebal untuk menahan kehadiran seseorang yang datang tanpa memaksa.
All Rights Reserved
#327
fiksiremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa (Hiatus)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Salah Status
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines