Let Me Fight Once Again

Let Me Fight Once Again

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 1, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Fadhil pernah patah hati. Oleh sebab itu, Fadhil berusaha untuk menjauh dari hal-hal yang berhubungan dengan asmara. Namun, takdir malah mempermainkan hidupnya. Setelah hampir enam tahun tidak bertatap muka, Fadhil bertemu kembali dengan sang mantan kekasih yang pernah meremukkan perasaannya. Karena awal pertemuan itu, secara tidak sengaja membawa keduanya mengingat masa lalu. Tentang siapa yang menyakiti, dan siapa yang disakiti.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Work Life, Love Balance (END)
  • Goodbye, Hello? [TAMAT]
  • Menuju Seperempat Abad [End]✓
  • Spicy
  • Semestinya Cinta ( Selesai )
  • Tanda Seru
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • MANAGER KEUANGAN [END]
  • THE REBELLOUSE! [END]
  • Favorite Lecturer

Siena Zahra tidak pernah menyangka keputusan impulsif untuk menemani sahabatnya--Raline, melakukan kopdar Tinder dengan identitas palsu akan berubah menjadi mimpi buruk yang merembet sampai ke kantor. Waktu itu, demi keamanan karena itu pengalaman pertama Raline dalam dunia dating apps, mereka sepakat memakai nama dan pekerjaan palsu. Pertemuan berlangsung canggung-apalagi karena Dipta, cowok Tinder itu, ikut membawa temannya, pria dengan tatapan dingin dan observan bernama Naresta Dirgantara. Siena tahu pria itu mencurigainya, tapi dia berpura-pura santai. Mereka pulang dan menganggap semua itu hanya pengalaman lucu yang tidak perlu diingat lagi. Dua minggu kemudian, hidup Siena jungkir balik. Perusahaan mengumumkan atasan baru di divisi Siena. Masuklah pria yang sama. Pria dari kopdar itu. Naresta Dirgantara. Dan tatapan lelaki itu tepat seperti dugaan Siena--dingin, menilai, sinis, seolah berkata "Aku tahu kamu penipu." Sejak hari pertama, Siena menjadi target perhatian Naresta dan bukan yang menyenangkan. Setiap laporan, rapat, hingga keputusan kecil pun selalu dipertanyakan. Seakan Naresta sengaja menjadikan masa lalu singkat itu sebagai alasan untuk meruntuhkan profesionalitas Siena.

More details
WpActionLinkContent Guidelines