Catherine Athaya Mahendra

Catherine Athaya Mahendra

  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2026
Calista athaya Mahendra adalah seorang gadis berusia 16 tahun ,gadis yang cantik,manis dan juga lembut,tinggal bersama keluarganya yang memiliki kehidupan sangat mapan dan kaya raya ,didunia bisnis siapa yang tidak kenal dengan keluarga Mahendra , keluarga yang sangat berpengaruh dalam dunia bisnis . Calista di jodohkan oleh papahnya dengan anak dari kolega nya ,papahnya yakin bahwa pria yang di jodohkan oleh putrinya adalah pria baik yang akan menjaga putri nya yang tidak di ketahui oleh papahnya adalah bahwa ternyata pria yang akan dijodohkan olehnya adalah teman smp putrinya . INI CERITA PERTAMA YANG AKU TULIS ,MOHON MAAF JIKA BAHASA TERLALU KAKU TAU BANYAK TYPO DAN TIDAK DI MENGERTI ,JIKA TIDAK SUKA BOLEH DI SKIP ,JANGAN MENINGGAL KAN KOMENTAR NEGATIF , DILARANG MENJIPLAK , CERITA INI MURNI KARANGAN SENDIRI
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tumbuh Dengan Luka
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • THE HEIRESS 1975
  • The Devil in a Bunny Suit
  • Pernikahan Rumit
  • One Shot Desire 21+
  • SANGGAR GSKY🐎
  • Mas Masinis

Dulu, Devan adalah kebanggaan. Kini, ia tak lebih dari sesosok "serangga" yang kehadirannya tak diinginkan. Satu insiden di masa kecil meninggalkan bekas luka di wajahnya, sekaligus menghapus namanya dari hati kedua orang tuanya. Di rumah, ia diabaikan; di sekolah, ia dihina sebagai monster. Devan tetap tegak meski badai cacian menghantamnya setiap hari. Namun, di balik ketegarannya, Devan menyimpan rahasia yang mematikan. Ada bom waktu bernama kanker otak dan sumsum tulang belakang yang perlahan merenggut nyawanya. Devan memilih bungkam, membiarkan rasa sakit itu menjadi rahasia antara dirinya dan bi Inah, satu-satunya orang yang masih menganggapnya manusia. Ketika waktu Devan kian menipis, akankah keluarganya sadar bahwa mereka telah membuang permata yang hampir redup? Ataukah penyesalan baru akan datang saat Devan benar-benar tak lagi ada? "Jangan cari aku saat aku sudah tak ada, karena saat itu, lukaku sudah benar-benar sembuh."

More details
WpActionLinkContent Guidelines