Emphaty.

Emphaty.

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 2, 2025
Blurb; Namaku Eline Baskara, tapi semua orang memanggilku Eli. Tahun itu, kota ini dipenuhi suara teriakan, asap, dan dentuman yang tak pernah benar-benar hilang dari telingaku. Jalanan berubah menjadi lautan manusia-mahasiswa, buruh, pedagang kecil, bahkan anak-anak seusia adikku yang ikut berlari tanpa tahu sedang melawan siapa. Aku bukan pahlawan, bukan pula orator yang berteriak di atas mimbar. Aku hanya seorang gadis yang kebetulan menyaksikan negeri ini retak dari jarak terlalu dekat. Ayahku seorang dosen yang dicekal karena dianggap "berbahaya", ibuku ketakutan setiap kali aku keluar rumah, dan sahabat-sahabatku memilih jalan yang berbeda-ada yang turun ke jalan, ada yang memilih diam, dan ada yang hilang begitu saja tanpa kabar. Dalam catatan harianku, aku mencoba memahami: mengapa rasa sakit bisa lahir dari perbedaan suara? Mengapa kebebasan selalu harus dibayar dengan darah?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SUAMI KAISAR
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • The Palace Stewardess
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • Asmaranala
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental, dan seluruh keluarga m
  • Duchess of Valtor
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)

Li Jin, putra sah utama dari Kediaman Dingbei Wang, harus meregang nyawa secara mengenaskan akibat konspirasi kejam dan tikaman dari orang-orang yang paling ia percayai dan ia bela setengah mati. Namun, di saat ia memejamkan mata untuk selamanya, Li Jin justru terbangun kembali di masa lalu ketika ia masih berusia enam tahun! Terlahir kembali dengan membawa seluruh ingatan dari kehidupan lalunya, Li Jin menolak untuk kembali menjadi pemuda lemah, naif, dan penyakitan. Dengan kecerdasan dan perhitungan yang dingin, ia perlahan-lahan mulai mencabik-cabik topeng kepalsuan orang-orang disekitarnya, membalikkan setiap fitnah mematikan, dan dengan cepat mengamankan posisinya sebagai Shizi (Pewaris Sah) yang dianugerahkan langsung oleh Kaisar. Namun, arena balas dendam Li Jin tidak hanya berhenti di halaman belakang keluarganya. Memasuki istana kekaisaran Dinasti Daxia yang penuh dengan tipu muslihat, Li Jin sengaja mendekati Pangeran Ketujuh, Ying Yuan. Di kehidupan sebelumnya, pangeran yang bernasib malang dan selalu mengenakan topeng inilah satu-satunya orang yang mengulurkan tangan menolong saat Li Jin dikhianati dan diburu hingga mati. Demi membalas budi dan menyingkirkan musuh-musuh lamanya yang munafik di masa depan, Li Jin bertekad untuk menjadi pelindung sekaligus perancang strategi utama bagi Ying Yuan. Ia melindungi sang pangeran yang bertingkah penuh kewaspadaan layaknya "anak serigala kecil yang terluka", mengobati trauma-traumanya, dan secara diam-diam memupuk ambisi di hati Ying Yuan untuk merintis jalan berdarah menuju puncak takhta tertinggi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines