OUR LOVE BLOOMS IN AUTUMN

OUR LOVE BLOOMS IN AUTUMN

  • WpView
    MGA BUMASA 367
  • WpVote
    Mga Boto 42
  • WpPart
    Mga Parte 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Oct 2, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta hadir menjadi sebuah kekuatan Kekuatan yang mengantarkanku menggapai impianku Cinta pertamaku adalah buku Dia yang membuatku selalu penasaran akan cara kerja bumi Dia juga yang mengantarkanku mengenal sosok manusia unik itu Seringnya dia hadir tanpa aba-aba Padahal dia tau waktu tidak akan mau kompromi dengannya Terkadang dia juga membuat semua terlihat menjadi rumit Padahal dia hanya ingin menyisipkan pesan lewat kejadian Cinta selalu pengertian dengan waktu Walau waktu yang selalu tak mau kalah Namun ia selalu berusaha menyadarkan akan ada waktu yang tepat Sering kali tanpa sadar dia berubah menjadi sebuah masalah Mungkin karna watu yang tidak mau kalah itu Mengapa mencintai seperti sebuah kesalahan? Apa yang sudah dia perbuat sehingga dia menjadi disalahkan? Mereka menyebutnya, dia buta iman karna cintanya Dia lupa akan prinsip dan komitmen hidupnya Iman selalu menjadi pembelaan, tapi apakah iman bisa bertahan tanpa cinta dan cita-cita? Iman, Cinta dan Cita-Cita bukalah sebuah pilihan Tapi tiga hal yang harus diperjuangkan Tiga hal yang punya kekuatan tak terbantahkan Mereka harus dipahami dan dikombinasikan
All Rights Reserved
#444
trianglelove
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Nala dan Mas Juragan
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Salah Status [END]
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman