Sharinna Keira Arrafi (Keira) dan Alejandro Mikal Chanafi (Mika) adalah dua orang asing yang dipisahkan oleh takdir, namun dihubungkan oleh sebuah kebetulan konyol: salah nomor.
Ironisnya, mereka hanya terpisah oleh tembok sekolah yang sama dan pondok yang saling berhadapan. Namun selama bertahun-tahun, hubungan mereka hanya eksis di balik layar gawai.
Keira, si gadis yang keras kepala dan sering denial, diam-diam terikat pada Mika, si playboy asrama putra yang populer, friendly, dan penuh janji tanpa pernah ada kepastian. Hubungan tanpa tatap muka mereka menjadi sebuah siklus menyakitkan: datang, menghilang, lalu kembali - seolah takdir enggan membiarkan mereka benar-benar berpisah.
Setiap kali Mika kembali, membawa cerita patah hati dan janji komitmen serius, Keira tahu ia harus menjauh. Apalagi saat ia melihat Mika asyik dengan cewek lain, tawa dan flirting yang sama ia berikan pada Keira.
Setelah lulus kuliah, siklus itu terulang untuk terakhir kalinya. Di tengah keputusasaan Keira melihat kontradiksi Mika, ia menyadari satu hal: perasaannya sejak dulu nyata, dan tidak pernah berubah.
Inilah kisah tentang sebuah pengakuan pahit yang harus diucapkan bukan untuk meminta balasan, melainkan untuk melepaskan. Sebuah surat terbuka yang akhirnya memberinya closure-bukan dari Mika, melainkan dari dirinya sendiri.
"Beberapa kisah tidak memiliki akhir yang sempurna. Hanya memiliki akhir yang damai, dan itu sudah lebih dari cukup."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang