Blackvelvet ft. Boys Sembilan anak perempuan yang kini telah membangun keluarga kecil masing-masing terbiasa dengan keadaan untuk kembali berkumpul dalam tradisi lama "Arisan keluarga"-sebuah rutinitas warisan keluarga Sinaga Astaseni. Setiap pertemuan berubah menjadi panggung drama, tawa tak terduga, dan kekacauan khas keluarga besar: "Wih resep pindang telor siapa nih? Bagi dong." "Ikut campur banget suami Lo udah kek pemerintah." "Momi!!! Adek Raden nyemplung empang!!" Dari adu argumen soal resep rahasia, suami yang tiba-tiba ikut campur, anak-anak yang bikin heboh, sampai rahasia kecil yang mulai terungkap satu per satu. "Lu kemana aja kaga ikut arisan? Gak ada duit Lo?" "Anjir, kalau gak ada duit gak jalan-jalan ke Swiss kemarin." "Gak liat update-an sosmed gue Lo?" Namun semakin sering mereka bertemu, semakin jelas bahwa arisan ini bukan sekadar giliran uang yang berpindah tangan tetapi apa mungkin cara tak terduga untuk menjaga mereka tetap dekat? ©akseraaaa, 2025
More details