Transmigrasi Hira (On Going)

Transmigrasi Hira (On Going)

  • WpView
    LECTURES 21,575
  • WpVote
    Votes 1,660
  • WpPart
    Chapitres 20
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., oct. 29, 2025
Hira hancur oleh pengkhianatan lelaki yang ia cintai. Raga merenggut segalanya, hingga Hira memilih mengakhiri hidup. Namun kematian justru membawanya pada tubuh Anahira Lengkara, figuran antagonis dalam sebuah novel yang berjudul True Blossom. Di sana ia kembali bertemu Raga Aldero, Raga yang tak mengenalnya seakan masa lalu tak pernah ada. Dan Hira bertekad untuk membenci, untuk membuktikan bahwa ia bisa bahagia tanpa Raga. Tapi satu hal membuatnya gentar, yakni keberadaannya di dunia novel ini bukan karena kebetulan. Tapi semuanya berawal dari Raga. •Cerita ini murni hasil imajinasiku. Mohon maklum jika terdapat beberapa kesalahan penulisan. •Harap follow akun wattpad author sebelum membaca🌹🐇 •Dukungan berupa vote dan komentar sangat berarti agar author semakin bersemangat dalam menulis.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu