Story cover for A Simple Greeting by enenof
A Simple Greeting
  • WpView
    Membaca 29
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 29
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Sep 30, 2025
Dewasa
Keluarga yang terobsesi dengan kesempurnaan, membuat Je selalu merasa terintimidasi ketika dirumahnya sendiri.

Sedari kecil ia selalu dipatok untuk mengejar targer dari kedua orang tuanya.
Namun siapa sangka ketika Je beranjak dewasa, penyakit yang dulu lama terpendam sekarang bisa naik begitu saja.

Akankan Je bisa mempertahankan kejiwaanya? Atau justru menyerah?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan A Simple Greeting ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Retak Malam oleh _shinningstar
12 bab Bersambung
Isvara menyandarkan tubuhnya dibalik pintu kamarnya, pandangannya menatap kebawah. Air matanya meluruh, bersamaan dengan setiap luka yang menghimpit dadanya. Tangisan yang ia tahan seharian ini, luruh ketika malam tiba. Tubuh Isvara merosot, ia menenggelamkan kepalanya dibalik lipatan kedua tangannya. Bahunya bergetar dengan hebat, isak tangis tanpa suara, dan hening malam yang menjadi saksi bisu atas kepiluan seorang Gadhisa Isvara. Konon katanya, untuk menjadi lebih kuat, memang harus dihantam ratusan bahkan ribuan kali untuk mencapai titik paling kuat, kan? Inilah, yang dialami Isvara, sebagai anak pertama, dan anak perempuan satu-satunya. Dituntut, untuk selalu mengerti, menerima segalanya tanpa tapi. Tuhan memang tidak tidur, ia juga tidak buta, untuk menjalani kehidupan, kita memang perlu sabar lebih banyak, kuat lebih banyak. "Gue cuma mau tenang, gue cuma mau ngerasa aman" lirih Isvara Tangisannya mereda, namun bukan berarti seluruh lukanya ikut mereda, yang Isvara mampu lakukan sekarang hanyalah, memeluk jiwanya yang penuh luka lebam, yang jarang sekali merasa aman. Keluarga ataupun pasangan, menurut Isvara, tidak ada bedanya, menurutnya, rumah yang menjadi tempat pulang, hanya dirinya sendiri. Yang tidak beranjak pergi, yang memeluk jiwanya, hanya dirinya. "Gue yang lemah, atau dunia yang terlalu kejam ke gue? Haha, gue ngerasa jadi kerdil ditengah-tengah kerumunan manusia" pikir Isvara "Berlebihan ga ya? Kalau gue mau ada orang yang bisa ngeliat air mata gue tanpa perlu gue nangis lebih dulu? Berlebihan ga ya? Kalau gue mau ada orang yang paham sama tangisan gue tanpa perlu gue ngejelasin kenapa gue nangis?" "Sialan, Ara, lo alay banget" ©® : publis : 17/12/2025
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
BASTARA DARA (SEASON II) cover
Retak Malam cover
VAROZYEL cover
In Love With A Criminal [Haikyuu mafia X Readers] ; Slow Update  cover
Secret! cover
BLACK MAMBA [aespa x treasure] cover
One Shoot cover
𝐇𝐀𝐌𝐀𝐑𝐓𝐈𝐀 [𝑶𝒏 𝑮𝒐𝒊𝒏𝒈] cover
GUMI cover
The Hope Of Love Coming True cover

BASTARA DARA (SEASON II)

81 bab Bersambung

Season 1 dan 2 berada di lapak yang sama. di sini. *** Sayembara sialan! Dara harus terjebak dengan cowok yang dijuluki monster hitam oleh seluruh murid di sekolahnya. Bastara namanya, katanya cowok itu mirip si buruk rupa dalam film romansa Beauty and The Beast. Dara tidak tahu, Bastara sungguhan buruk rupa atau tidak karena cowok itu selalu menutup kepalanya dengan hoodie hitam sehingga menutup separuh wajahnya. Yang Dara tahu, bulu kuduknya akan berdiri jika ia berpapasan dengan Bastara. Cowok itu menyeramkan, memang benar itu faktanya. Sialnya, Dara harus terjebak dengan Bastara karena sebuah sayembara. "Gue kasih duit lima juta bagi kalian yang berhasil pacaran sama...." Auris menjeda, dan ya, Dara si otak kosong malah mengacungkan tangan sebelum kalimat itu selesai. "Oke Dara, lo harus pacaran sama Bastara baru gue kasih lima juta," lanjut Auris berhasil membuat Dara lemas seketika. Bagaimana nasib Dara selanjutnya? Apakah gadis itu akan menyesal atau justru jatuh cinta ketika ternyata, Bastara tidak buruk rupa seperti yang orang lain kira. Cowok itu super tampan, kulitnya seputih pualam dengan bibir merahnya sangat menggiurkan. Bibir yang ternyata pandai membuat Dara senang dengan kecupan serta lumatan yang ia berikan. *** November 2023