RADENATA

RADENATA

  • WpView
    Reads 306,240
  • WpVote
    Votes 14,388
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 12, 2025
BROTHERSHIP. . . Hidup dengan penuh luka itu nggak mudah, apalagi luka nya itu fisik maupun mental. Luka fisik masih bisa di sembuh kan dengan beberapa waktu tapi...bagaimana dengan luka batin? terdengar mustahil jika bisa di sembuh kan. Itulah yang di rasakan oleh seorang remaja 16 tahun, sosok remaja berparas tampan menyerempet cantik dan manis itu selalu mendapat kan luka fisik maupun batin. Hingga suatu hari semuanya berubah, itu di sebabkan datang nya seorang pria yang ingin menjadi kan remaja itu anak nya. Lantas bagaimana kehidupan selanjut nya? akan kah ia menerima untuk menjadi anak pria tersebut? atau justru ia menolak dan memilih untuk menetap di lingkup yang selama ini memberi luka pada hidup nya. _____________________ ceritaa inii murni dari pemikiran saya sendiriii. jauhh jauhh darii plagiatt yaaa, dosaa tauuu. jikaa inginn mendapat bocorann lebih dari ceritaa yg aku buatt inii bisaa lihatt di tiktok akuu. @naliaoffc_ kalo gk sukaa skip, jgn komen macem² yg membuat mata aku panass. yg sukaa sukaa ajaa cuss enjoyy yaaa. 🧡🧡
All Rights Reserved
#30
overprotektiv
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • The Time
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines