Freedom in Love

Freedom in Love

  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 2, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Kalau kamu berpikir, ini adalah kisah cinta antara dua manusia yang rumit, kamu salah. Ini adalah kisah cinta antara dua manusia berandal yang bertemu dalam ketidaksengajaan dan bersatu dengan perjuangan. Iya, perjuangan oleh keduanya. Sang lelaki, berjuang untuk mendekati dan memikat hati. Dan sang gadis, berjuang untuk pergi dan menghindari. Mereka tidak rumit, tapi mereka juga tidak mudah untuk dipahami. Berandal, namun tidak begitu nakal. Berakal, namun tidak begitu handal. Bebas, namun tidak begitu lepas. ઇઉ•────°࿐ "Gue mau pake bikini." "Gue mau dugem sampe besok." "Gue mau balapan." "Boleh, sayang. Bebas." "Lo cinta gak sih sama gue?!" "Banget. Tapi gua gak mau kekang lo. Cinta itu tentang kepercayaan, dan gua percaya sepenuhnya sama lo. Selama masih bisa gua pantau dan gua jaga, lo bebas." ઇઉ•────°࿐ •• Cerita ini hanya memiliki sedikit konflik, jadi cocok buat kalian yang mau healing dari kehidupan nyata. •• Area 18+, karena mengandung kata-kata kasar, perilaku kasar, dan kegiatan dewasa. •• Follow - Vote - Komen. •• Tips :: Capai target untuk mendesak miemin buat up secepatnya! LOVE Y'ALL!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Tsundere Maniak Susu
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines