Story cover for Natural Born Police: Bayang-Bayang Masa Lalu by lakilakikarang
Natural Born Police: Bayang-Bayang Masa Lalu
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Oct 01
Arya Satya seorang yang sudah memiliki intuisi detektif bahkan saat ia masih kecil ketika ibunya terbunuh di trotoar jalan. Dalam kasus yang ia tangani, dia berhadapan kembali dengan masa lalunya. Apakah arya satya sang Natural Born Police sanggup menyelesaikan kasus yang berhubungan dengan masa lalunya? Mari kita Baca buku ini.
All Rights Reserved
Sign up to add Natural Born Police: Bayang-Bayang Masa Lalu to your library and receive updates
or
#230detective
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Simfoni Jiwa cover
Veil of Stardust cover
As sincere as a doctor's love (Ending) cover
You Made My Day cover
Hold Me With Your Lies [END] cover
Teman jadi mommy cover
Nadira cover
Rest of my Life [END] cover
Transmigrasi: Tokoh yang Tak Pernah Ada [END] cover
Rely On Me [END] cover

Simfoni Jiwa

79 parts Ongoing

Layaknya sebuah simfoni yang rumit namun selaras, jiwa Bhadrika dan Tavisha mengalun indah melalui untaian kisah yang manis. Tayangan acak di Youtube menjadi langkah awal Tavisha mengenal sosok Bhadrika. Rasa kagum, hati yang berbedar, dan senyum yang mengembang muncul begitu saja hanya karena membaca namanya, mendengar suaranya, dan melihatnya lewat gambar. Sejalan dengan itu, harapan pun tumbuh seiring dengan do'a yang dipanjatkan. Meskipun logikanya seringkali menentang. Karena sosok Bhadrika bukanlah sosok yang biasa. Bhadrika adalah seorang laki-laki yang memiliki latar belakang keluarga, pendidikan, karir, dan relasi yang luar biasa hebat. Masyarakat bahkan menyematkan panggilan: mas-mas Jawa premium untuk sosoknya. Gelar dan amanah yang di emban Bhadrika sejak usianya genap 24 tahun itu membuatnya perlahan mulai kehilangan sosok dirinya sebelum naik tahta. Pertemuannya dengan Tavisha di ruang kerjanya siang hari itu, obrolan singkat mereka, gestur tubuh perempuan itu, tanpa sadar menarik Bhadrika untuk jatuh ke dalam pesona perempuan itu yang mampu membuatnya meraih rasa rileks dengan mudah. Namun Bhadrika tahu, Tavisha juga tahu, jika semuanya tidak akan semudah itu.