Story cover for Echoes in our home ¿~ by ZeevaGracell13
Echoes in our home ¿~
  • WpView
    Reads 475
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 475
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Oct 01
1 new part
Keluarga yang penuh akan semua suasana.
apakah akan menghasilkan ubi ? lihat sajaa 😅



Author susah deskripsinya :)
fiksi okay, Don't take it to real life !!!
(jangan di bawa ke Real life yaa hanya cerita fiksi!! + jangan ada yg copy)

semua terbesit di kepala author!!
All Rights Reserved
Sign up to add Echoes in our home ¿~ to your library and receive updates
or
#58shani
Content Guidelines
You may also like
Untuk Aira by kananinaa
29 parts Ongoing
Aira Kazea Aryatama, gadis berjiwa lembut yang hidupnya dipenuhi warna dan goresan kuas, selalu percaya bahwa setiap lukisan memiliki jiwa, dan jiwanya sendiri tertuang di atas kanvas. Sejak kecil, bergulat dengan warna telah menjadi dunia yang membuatnya merasa hidup, seolah setiap sapuan kuas mampu menyembuhkan luka yang tak terlihat. Suatu saat nanti, Kazea bermimpi membangun galeri seni miliknya sendiri, tempat di mana setiap karya yang ia ciptakan akan hidup abadi. Dikelilingi oleh keluarga yang penuh cinta, sepasang orang tua yang selalu menyayanginya, dua kakak yang selalu mencintainya, saudara kembar yang tak pernah lepas dari pelukannya-Kazea tampak bahagia. Namun, di balik senyum hangat itu, tersimpan rasa takut yang lahir dari trauma masa lalu. Kenangan kelam itu perlahan membuatnya menjauh, menutup diri dari keluarga yang begitu mencintainya. Hanya Reva, sahabatnya sejak kecil, yang benar-benar memahami setiap luka dan rahasia di balik tawa Kazea. Ketika tubuhnya mulai melemah, Kazea sempat ingin menyerah. Tapi setiap kali ia menatap kanvas kosong di hadapannya, ia teringat pada semua janji yang belum sempat ia tepati-janji untuk melukis kebahagiaan bagi orang-orang yang masih menunggunya. Di antara sisa waktu dan sapuan warna terakhirnya, Kazea belajar bahwa hidup bukan tentang seberapa lama ia bisa melukis, melainkan seberapa dalam cinta yang ia tinggalkan di setiap karya dan hati yang tersentuh olehnya "Aku hanya pulang, bukan meninggalkan. Tak ada air mata, aku membencinya"
Surat Terakhir Untuk Chika by akibarahenzo
8 parts Ongoing
"Surat Terakhir untuk Chika" Zean Noviansyah adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi yang hidupnya sederhana. Ia bukan anak orang kaya, tapi juga bukan dari keluarga miskin. Setiap pagi, ia berangkat ke kampus menunggangi motor Honda Genio kesayangannya motor yang sudah menemaninya sejak awal kuliah, menjadi saksi bisu dari setiap perjalanan, tawa, dan cinta yang ia alami. Di kampus, ada satu alasan yang membuat Zean selalu bersemangat: Yessica Mirah Qibthi, atau Chika, seorang mahasiswi Fakultas Psikologi yang ceria, cerdas, dan disukai banyak orang. Mereka bertemu secara sederhana, jatuh cinta tanpa banyak rencana, dan membangun hubungan yang hangat tanpa kemewahan. Zean yang pendiam dan realistis, Chika yang penuh warna dan spontan keduanya saling melengkapi. Hari-hari mereka diisi dengan hal-hal kecil: makan di kantin kampus, berkendara berdua dengan Genio-nya di sore hari, atau sekadar berbagi cerita tentang masa depan. Namun perlahan, segalanya berubah. Chika mulai menjauh. Pesannya jarang dibalas, tatapannya tak lagi sama. Di balik alasan "tugas kuliah" dan "organisasi," muncul nama lain: Aran seorang pria yang lebih dewasa, lebih mapan, dan pandai membuat Chika merasa istimewa. Zean tahu. Ia tahu sejak lama. Tapi ia memilih diam, berpura-pura tidak tahu, karena mencintai Chika baginya bukan soal memiliki, tapi menjaga agar Chika tetap bahagia meski bukan bersamanya. Saat cinta mereka mulai retak, Zean menyimpan rahasia lain yang jauh lebih besar: ia mengidap penyakit berat, dan dokter telah memberinya waktu yang tak lama lagi. Ia menanggung rasa sakitnya sendirian, tanpa pernah mengeluh. Hingga suatu malam, ketika tubuhnya sudah terlalu lemah untuk melawan, Zean menulis sebuah surat terakhir untuk Chika. Bukan surat kemarahan, bukan surat perpisahan penuh luka melainkan surat yang berisi permintaan maaf, kenangan, dan cinta yang tak sempat sembuh. Surat yang menjadi saksi ketulusan seorang pria sederhana yang mencintai tanpa syarat.
You may also like
Slide 1 of 10
Hello, Mr. Mafia! cover
Ibu Kedua CINTA SEJATI {ARANDRA} cover
Untuk Aira cover
Surat Terakhir Untuk Chika cover
adik kakak bukan kandung cover
DARK MAFIA QUEEN  cover
Berondong anak 1 cover
Rapuh cover
Yang abadi? cover
Rags & Riches💸 cover

Hello, Mr. Mafia!

22 parts Ongoing

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!