"Kadal", Namaku Lana

"Kadal", Namaku Lana

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 10, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Lana memulai masa SMA dengan dua stigma: wajahnya dipenuhi jerawat meradang dan sifatnya yang judes adalah tamengnya. Segalanya memburuk dengan cepat. Ia menjadi sasaran empuk cucu pemilik yayasan sekolah yang berkuasa, yang mencap Lana sebagai "Kadal." Julukan itu menyebar luas, menyebabkan Lana dijauhi dan disindir oleh satu sekolah. Namun, konflik utama meledak ketika Lana, dalam kepolosannya, jujur mengungkap kesalahan seorang teman. Seketika, ia dilabeli "cepu" oleh satu angkatan. Ini memperkuat kebencian dan isolasi, membuat perundungan jadi sistematis. Terdesak oleh rasa sakit, Lana mencapai titik terendah. Ia mencoba mengemis maaf kepada teman-teman satu angkatannya, berharap mereka akan berhenti. Namun, usahanya sia-sia. Ia malah semakin dibenci dan disia-siakan; keberadaannya diabaikan dan harga dirinya diinjak-injak. Novel ini menceritakan perjalanan Lana yang berjuang keras untuk bertahan di tengah kebencian massal dan pengkhianatan. Ia harus menemukan alasan untuk bangkit, merangkul identitasnya sendiri, dan melawan label "Kadal" saat semua orang menolaknya. Kira-kira bagaimana Lana mengahadapinya apakah ia akan kuat? atau justru kalah dengan keadaan, Yuk baca cerita lengkap nya!
All Rights Reserved
#274
lana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • Transmigrasi Ziora
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • The Time

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya. Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini. Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah. Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines