Antara Rasa, Waktu, dan Dimensi

Antara Rasa, Waktu, dan Dimensi

  • WpView
    Reads 1,534
  • WpVote
    Votes 242
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Nov 3, 20253h 53m
Antara Rasa, Waktu, dan Dimensi pada akhirnya menggambarkan hakikat hidup. Rasa memberi warna pada setiap detik yang dijalani. Waktu mengajarkan arti kehilangan sekaligus indahnya penantian. Dimensi membuka ruang bagi makna yang tak selalu tampak. Dari persimpangan ketiganya, kita belajar bahwa perjalanan hidup bukan sekadar sampai, tetapi juga memahami jejak yang ditinggalkan. Antologi ini merupakan edisi ketiga dari program kerja Himasakta Wattpad. Sebanyak 22 penulis terlibat dalam proses kreatif penyusunan buku ini. Masing-masing penulis menyajikan cerita dengan ciri khas yang berbeda. Tokoh, alur, latar, genre, dan pesan moralnya pun beragam. Keragaman inilah yang menjadi kekuatan utama buku antologi ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira
  • Chatralian's Home [END]
  • Tentang Kita ᴱⁿᵈ
  • Beautiful Player
  • Jangan Berpaling Dariku
  • ᴘᴀᴘᴀ ꜱᴀɢᴀ ᴱⁿᵈ
  •  Sangue Trovato | complete
  • Bumi
  • {complete}The dancing partner (chanyeol's malay fancic)

~ Fully Completed S2 ~ Rayyan Harith menyangka jalan takdirnya dan Aisyah Humaira tidak akan lagi menyatu. Namun, apabila dia sedang belajar untuk reda dengan liku suratan hidup, satu berita sekali lagi hadir dan membuatkan dia hilang arah. Jiwa terasa kembali parah. Sungguh, bukan ini pintanya walaupun dia tahu hanya ini satu-satunya jalan yang dia punya untuk memiliki kembali kebahagiannya dahulu. "Demi Allah, hati saya masih sama. Perasaan ini masih utuh dan takkan pernah berganti. Awak, ibu kepada anak-anak saya...dan saya masih berharap awak menjadi isteri dunia akhirat saya." - Rayyan Harith - "Cinta saya dah berkubur dengan segala kenangan di antara saya dan arwah suami saya. Awak mungkin bapa kepada anak saya, tetapi awak takkan mampu kembali menjadi pendamping hidup saya." - Aisyah Humaira - Dia pergi, bukan kerana mengalah. Namun, demi memberi ruang dan masa. Dia pergi, bukan bermakna hati sudah pudar rasa. Namun, demi memberi peluang wanita itu menenangkan jiwa. Biar waktu terus berputar. Biar masa berlalu pantas. Biar kenangan berganjak pergi. Andai jodoh sudah tertulis di luh mahfuz, kau dan aku... pasti dipertemukan kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines