Langit Malam

Langit Malam

  • WpView
    Reads 327
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 11, 2025
Orang bilang, malam adalah kata yang tepat untuk mendefinisikan sebuah tenang. Selimut-selimut ditarik oleh manusia yang membutuhkan kenyamanan. Sedang di sisi lain, banyak yang memilih untuk terjaga walau hanya sekadar berdiam. Dan Akhsa ... adalah pencinta malam. Jika ada yang berkata tak ada sesuatu yang lebih indah dari matahari tenggelam, maka pemuda itu akan dengan tegas menyangkal. Sebab malam adalah tempat di mana orang-orang menyimpan banyak hal yang tidak bisa terucap di waktu lainnya. Menurut Akhsa juga, langit malam pun tak kalah indah dari waktu senja. Kalian percaya? *** "Untuk siapa pun yang tetap bertahan, meski dunia selalu mematahkan." *** Cover by Canva
All Rights Reserved
#43
fatherandson
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {End}
  • Mission
  • Drama di Pintu Kosan
  • One Shoot my baby KIM SUNOO🔞!
  • REGAN's Crazy Wife
  • BACKSTREET
  • Change The Plot (Niel)
  • Chana's Transmigrasi

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines