Harald And Einar The Northern Saga

Harald And Einar The Northern Saga

  • WpView
    LECTURAS 612
  • WpVote
    Votos 106
  • WpPart
    Partes 35
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, oct 30, 2025
Credit for Cover to : Erik faufalner PROLOG: Kemarahan di Bawah Sayap langit di atas Tirsdalr bukanlah kubah biru yang damai, melainkan lapisan tebal asap mesiu dan jeritan yang dicabik angin dingin. Bagi kebanyakan orang, itu adalah akhir dunia. Bagi Harald, itu hanyalah suara di dalam kepalanya, diperkuat oleh dentingan pedang dan bau darah. Pada usia tujuh belas tahun, Harald adalah seorang monster yang dibentuk oleh takdirnya. Berserker termuda di Utara. Kekuatan liar dari leluhurnya mengalir dalam nadinya sebuah kutukan yang membuatnya tak terkalahkan dan tak terkendali. Saat ini, kekuatan itu telah mengambil alih sepenuhnya. Matanya berkilat putih gila, dan kapak batu bara di tangannya menari dalam hiruk pikuk pembantaian. Dia bukan lagi Harald dia adalah Kemarahan. Tepat di bawah gemuruh sayap besar yang melindungi medan perang, seorang pemuda lain berdiri, menahan angin puyuh yang diciptakan oleh Naga Es kuno yang mereka tunggangi. Dia adalah Einar. Dia memegang buku yang sudah usang di satu tangan dan, anehnya, hanya sebuah belati pendek di tangan yang lain. Sementara Harald adalah gelombang pasang penghancuran, Einar adalah ketenangan di mata badai. Dia adalah setengah dari jiwa yang hilang yang diyakini Harald tidak lagi ia miliki. Bukan Berserker, melainkan Cendekiawan Naga yang ditakdirkan untuk mendampingi Harald sejak lahir. "Harald! Cukup!" teriak Einar, suaranya hampir tidak terdengar di tengah raungan. "Dengarkan aku! Bukan ini caramu menemukan...!" Harald tidak mendengarnya. Dia menghancurkan helm, membelah perisai, menenggelamkan dirinya lebih dalam ke dalam kabut gila yang menjanjikan satu hal tentang kekuatan tanpa batas, tapi tanpa diri. Di belakang mereka, Naga Es itu mendengus, asap dingin mengepul dari lubang hidungnya. Makhluk kuno ini, yang dikenal sebagai Vindsvala, telah menyaksikan banyak pertempuran, tetapi selalu mencium bau hal yang sama pada Harald potensi besar yang hampir hancur oleh kegilaan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • SUAMI KAISAR
  • The Palace Stewardess
  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Para ibu generasi tahun 60-an dimanipulasi secara mental, dan seluruh keluarga m
  • Asmaranala
  • Duchess of Valtor
  • 𝐒𝐓𝐎𝐑𝐘 𝟏𝟗𝟔𝟓 ║𝐏𝐈𝐄𝐑𝐑𝐄 𝐓𝐄𝐍𝐃𝐄𝐀𝐍

Li Jin, putra sah utama dari Kediaman Dingbei Wang, harus meregang nyawa secara mengenaskan akibat konspirasi kejam dan tikaman dari orang-orang yang paling ia percayai dan ia bela setengah mati. Namun, di saat ia memejamkan mata untuk selamanya, Li Jin justru terbangun kembali di masa lalu ketika ia masih berusia enam tahun! Terlahir kembali dengan membawa seluruh ingatan dari kehidupan lalunya, Li Jin menolak untuk kembali menjadi pemuda lemah, naif, dan penyakitan. Dengan kecerdasan dan perhitungan yang dingin, ia perlahan-lahan mulai mencabik-cabik topeng kepalsuan orang-orang disekitarnya, membalikkan setiap fitnah mematikan, dan dengan cepat mengamankan posisinya sebagai Shizi (Pewaris Sah) yang dianugerahkan langsung oleh Kaisar. Namun, arena balas dendam Li Jin tidak hanya berhenti di halaman belakang keluarganya. Memasuki istana kekaisaran Dinasti Daxia yang penuh dengan tipu muslihat, Li Jin sengaja mendekati Pangeran Ketujuh, Ying Yuan. Di kehidupan sebelumnya, pangeran yang bernasib malang dan selalu mengenakan topeng inilah satu-satunya orang yang mengulurkan tangan menolong saat Li Jin dikhianati dan diburu hingga mati. Demi membalas budi dan menyingkirkan musuh-musuh lamanya yang munafik di masa depan, Li Jin bertekad untuk menjadi pelindung sekaligus perancang strategi utama bagi Ying Yuan. Ia melindungi sang pangeran yang bertingkah penuh kewaspadaan layaknya "anak serigala kecil yang terluka", mengobati trauma-traumanya, dan secara diam-diam memupuk ambisi di hati Ying Yuan untuk merintis jalan berdarah menuju puncak takhta tertinggi.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido