Quest For The Queen👑

Quest For The Queen👑

  • WpView
    Reads 3,406
  • WpVote
    Votes 546
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 27, 2026
Di dunia fantasy yang menganut sistem Matriarki dimana 'perempuan' adalah penguasa. 4 klan mendominasi, saling beradu kendali demi memperebutkan sang Ratu Kaisar, mengirimkan masing-masing penerus klan terbaik mereka untuk dinikahkan dengan Sang Ratu Kaisar yang konon mendapat julukan 'Ratu Merah' akibat prilaku kejamnya. Siapakah yang akan menjadi 'Suami Istri Pertama'? Atau, siapakah yang akan hamil pertama? Atau, apakah mereka pada akhirnya memutuskan untuk saling menerima takdir masing-masing?
All Rights Reserved
#15
malewife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SASMITA CANDALA (21+)
  • Almost Married (END)
  • Nala dan Mas Juragan
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • De Andere Weg (END)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • The Villain Mother
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Chasing Sanara
  • The Last Yes!

🔞⚠️Note: Cerita ini 21+ ya. Isinya untuk dewasa, mohon bijak dalam membaca. ****** Di Fakultas Ilmu Budaya tempat Andini menuntut ilmu, terdapat satu keanehan yang mencolok: seorang dosen bernama Bapak Mahapraja Hapsari. Setiap kali mengajar, beliau selalu mengenakan kain batik sebagai bawahan. Beliau tidak pernah mengenakan celana kain. Kain tersebut dipadupadankan dengan kemeja berwarna teduh, seperti krim, cokelat muda, putih gading, hijau pupus, dan sesekali merah muda. Penampilannya selalu tampak rapi dan konsisten. Pada awalnya, ketika baru memasuki semester pertama, Andini mengira bahwa hal tersebut hanyalah gaya berbusana biasa. Namun, hingga memasuki semester ketiga, gaya berpakaiannya tidak pernah berubah. Pada suatu siang, karena rasa ingin tahu yang besar, Andini memberanikan diri bertanya secara langsung dengan sopan dan santun. Ia bertanya mengapa beliau tetap mengenakan kain lebar yang terkesan gerah di cuaca panas seperti ini. Dosen yang bertubuh besar dan kekar dengan kulit berwarna cokelat mengilat itu tidak segera menjawab. Ia justru balik bertanya, "Kamu bukan orang Jawa asli, bukan?" "Iya, Pak. Saya orang Sunda. Ibu saya yang berdarah Jawa," jawab Andini. Pria itu bergumam pelan, "Sayang sekali." Wajahnya seketika tampak muram. "Jika kamu benar-benar ingin tahu, temui aku di ruanganku pukul lima sore," ujarnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines