Guru Cinta

Guru Cinta

  • WpView
    Reads 18,331
  • WpVote
    Votes 908
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 14, 2025
Pengenalan Tokoh Dimas lesmana • Usia: 17 tahun, kelas 2 SMA di sebuah sekolah negeri favorit di kota Jambi. • Fisik: Tinggi 178 cm, tubuh atletis berotot karena aktif olahraga. Kulit putih bersih, wajah tampan dengan rahang tegas, alis tebal, senyum menawan yang sering membuat para siswi berteriak histeris. • Kepribadian: • Populer di sekolah, idola banyak siswi. • Pandai berolahraga, jago basket dan bela diri. • Pemberani, tegas, sering melindungi teman yang diganggu. • Meski terlihat kuat, dalam hati Dimas punya sisi lembut dan mudah tersentuh oleh kasih sayang. • Tidak mudah jatuh cinta, sampai akhirnya bertemu dengan sosok yang berbeda dari bayangannya tentang cinta. • Latar keluarga: Anak dari keluarga sederhana, orang tuanya sibuk bekerja. Dimas tumbuh mandiri, tapi sebenarnya sering merasa kesepian. ⸻ Coky Rahman (Pak Coky) • Usia: 26 tahun, guru kesenian baru di SMA tempat Dimas sekolah. • Fisik: Tinggi 180 cm, tubuh proporsional. Wajah tampan dengan kulit putih bersih, rambut hitam rapi disisir samping. Sorot mata teduh, suara lembut, gaya berpakaian selalu sopan (kemeja rapi, celana bahan). • Kepribadian: • Sopan, lembut, penyayang, dekat dengan murid-murid. • Punya kharisma tenang yang membuat orang merasa nyaman saat bersamanya. • Bijaksana, selalu menasehati dengan cara halus tanpa menggurui. • Menghargai seni dan percaya bahwa seni bisa menyembuhkan luka batin. • Latar belakang: Merantau ke Jambi untuk mengajar, hidup sederhana di kontrakan dekat sekolah. Belum menikah, lebih fokus dengan pekerjaannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Prahara Lamaran [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines