Back lavender

Back lavender

  • WpView
    Reads 144
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 31, 2025
Bima berjalan di Koridor kampus yang cukup ramai, mencari seseorang yang mungkin bisa membantunya. " "Kampus ini memiliki arsitektur modern bangunan bangunan yang tinggi dan ruangan ruangan luas". Bima memakai baju hudie hitam dan celana panjang dengan kaca mata mencoba untuk tidak menarik perhatian. " "Nasya memiliki mata tajam dan rambut panjang , membuat dia cantik dan percaya diri. " "Virgo memiliki senyum yang manis serta lesung pipi yang membuat wanita terpanah oleh nya, tapi dia juga memiliki tatapan tajam. " Virgo memiliki gaya berpakaian Yang santai , dengan jaket jeans dan sepatu sneakers berwarna hitam yang selalu dia kenakan. " "Hanna memiliki mata indah dan rambut yang panjang, membuat dia cantik dan elegan. " "Hanna memiliki sifat introvert dan lebih suka mengurung diri dan lebih fokus untuk belajar untuk mendapatkan nilai yang tinggi. " Sebelum membaca novel ini disarankan menggunakan kebijaksanaan nya ya novel ini untuk usia 17+ atas ya, tidak disarankan untuk usia 17+ kebawah ya dimohon pengertiannya ya dalam membaca novel. 😁
(CC) Attribution-ShareAlike
#2
mestery
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shadow in the Lab
  • Bound to Him
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Defiant [END]
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Fraktal Rahasia
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆

Sebagai anak magang di laboratorium penelitian mutakhir, Selene tahu pekerjaannya tidak akan mudah. Tapi dia tidak pernah menyangka harus berhadapan dengan Axel-vampir berbahaya yang dikurung dengan rantai berat, tatapannya tajam dan penuh kejengkelan. "Nah, manusia lain." Suaranya datar sebelum dia memutar mata, seolah keberadaan Selene hanyalah gangguan kecil dalam hari-harinya yang panjang. Ilmuwan disini ingin memahami kekuatannya, mengungkap misteri yang membuatnya berbeda. Tapi Selene? Dia hanya ingin menemukan cara agar bisa bertahan... dan mungkin, mendekatinya tanpa menjadi target berikutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines