Jakarta, Back to You

Jakarta, Back to You

  • WpView
    Reads 27,879
  • WpVote
    Votes 6,182
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 22, 2026
Sheila Rahendra dan Aliando Rayyan tumbuh bersama sejak kecil hingga remaja yang penuh cerita. Namun bagi Ali, ada perasaan yang diam-diam tumbuh melampaui batas pertemanan. Hingga akhirnya jarak dan waktu mengubah arah hidup keduanya. Ali memilih pergi, meninggalkan Jakarta dan seluruh kenangan yang pernah mereka bagi. Tapi, benarkah kepergiannya menghapus semua rasa? Bertahun-tahun kemudian, takdir membawa mereka kembali. Namun, keakraban itu telah menguap, berganti menjadi sapaan yang terasa asing. Di balik perubahan itu, ada luka yang saling mereka sembunyikan. Masihkah dua hati yang pernah terikat menemukan jalan pulang? Atau waktu telah menutupnya untuk selamanya? #1 Perjalananhidup #1 Masaremaja #1 Jatidiri #1 Secondchanceromance #1 Unrequitedlove
All Rights Reserved
#30
school
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE SURGEON'S DAUGHTER (On going)
  • Nathayyara [On Go]
  • Habit. | Jaelia ✔️
  • HILANG DAN PULANG
  • Sang Pemandu Jalan Pulang
  • Love Blossoms In Kalpataru
  • MahardiKarina
  • Ex! I Love u
  • Undeniable || FANTASY BOYS (STARLIGHT BOYS & PROJECT 7)
  • DI ANTARA BINTANG BINTANG

​"Beberapa rahasia terkubur agar seseorang bisa bertahan hidup. Namun, ada noda darah yang tak bisa dibersihkan, sejauh apa pun ia berlari ke kota yang dingin." ​Sepuluh tahun lalu, ibu kota gemetar oleh teror 'The Surgeon of Menteng'-seorang pembunuh berantai yang membedah korbannya dengan presisi seorang ahli. Kini, Bandung yang harus menanggung warisannya. Di sebuah ruang bawah tanah yang lembap, bau karbol dan besi berkarat menjadi saksi bisu. Di bawah pendar lampu yang berkedip, sosok itu berdiri membelakangi kegelapan.Tangannya yang terbungkus lateks hitam bergerak dengan ketenangan seorang maestro. Di atas meja, 'karyanya' hampir selesai.Tak ada jeritan, hanya gesekan logam bedah yang bertemu kulit-sebuah simfoni bisu yang mengerikan. ​"Seni itu terletak pada ketenangan, bukan rasa sakit," bisiknya dingin. ​Tangan yang menyelamatkan ribuan nyawa di siang hari, adalah tangan yang sama yang mencabut nyawa di kegelapan malam. Dan aku-adalah penerusnya. • Seluruh karakter, kejadian, dan plot dalam cerita ini adalah fiksi. Penggunaan nama tempat nyata di Bandung hanya bertujuan untuk memperkuat latar cerita tanpa bermaksud menyudutkan atau merusak reputasi lokasi tersebut. • Update tiap Rabu & Sabtu jam 20:00 WIB

More details
WpActionLinkContent Guidelines