warna yang tak pernah terucap

warna yang tak pernah terucap

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 3, 2025
gadis yang tak pernah merasa bahagia , di hina, dicemohkan, tidak dipandang sama sekali, hari harinya hanya ditemani oleh lukisan dan buku di perpustakaan, namun suatu hari ada satu pria yang ia sebut "book man " karna pria ini selalu datang ke perpustakaan setiap hari dan selalu membaca buku ada daya tarik tersendiri yang membuat gadis ini merasa dunianya sangat damai saat melihat pria ini , akankah cinta akan tumbuh di antara lukisan yang abstrak ini ? , buku dan lukisan adalah tempat untuk mengabadikan sesuatu bukan?, dan apakah gadis ini bisa menemukan kebahagiaan di pria itu ?
All Rights Reserved
#1
perkulihan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa (Hiatus)
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nala dan Mas Juragan
  • Prahara Lamaran [END]
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines