We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
BALLERINA dan DARAHNYA

BALLERINA dan DARAHNYA

  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 25, 2025
WpInfo
Fiction
Horror
Cahaya Putri Anjange atau kerap di panggil Aca, adalah gadis manis yang menyukai ballerina. Aca sejak kecil sangat menyukai ballerina karena menurutnya ballet itu hal yang indah dan cantik. Namun, bagaimana keindahan ballet itu justru membuat hidupnya menjadi hancur dan berantakan? "Bunda, Ayah. Jangan tinggalin Aca" "Jika mereka bahagia dan aku sengsara. Maka semuanya harus ikut merasakan kesengsaraanku, Haha. Dasar manusia pendosa, kejahatan kalian bahkan akan di tolak oleh neraka."
All Rights Reserved
#910
hancur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CENAYANG (XingQiu)
  • Hah!Dukun?
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 2
  • [ BL ] Sang Kolektor Benda Antik 1
  • TUMBAL PESANTREN
  • Sukma Lara [END]
  • TAKDIR DIO HANIM {BL-MPREG}
  • UNIT KOSONG (TAMAT)

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."

More details
WpActionLinkContent Guidelines