"kak, kamu nggak capek? aku udah bilang aku nggak ada waktu untuk ngurus percintaan kayak gini, masih banyak hal penting yang harus aku lakuin." geram pemuda manis dengan rambut panjang yang nyaris menutup kelopak matanya pasalnya, pria tinggi menjulang itu terus-menerus mengejarnya tiada henti, mengganggu dimana pun lian berada, siapa yang tidak kesal? "apa yang mau kamu dapatin dari aku, kak? nggak ada yang spesial dari hidupku, terlalu nggak berwarna." "karena itu gue disini, lian. hidup gue sepenuhnya untuk bahagiain lo, karena lo butuh seseorang kayak gue di hidup yang lo bilang terlalu nggak berwarna itu." mau bagaimana pun lian menolak, cakra tidak akan pernah menyerah untuk mendapatkan hati lian. cakra harus memastikan bahwa hanya dirinya lah yang pantas untuk berdiri disisi lian.
More details