SUDUT DUNIA MAYA

SUDUT DUNIA MAYA

  • WpView
    Bacaan 138
  • WpVote
    Undian 17
  • WpPart
    Bahagian 8
WpMetadataReadMatangCerita Lengkap Isn, Okt 13, 2025
WpInfo
Fiksyen
Romantika
Di antara riuh sunyi layar dan jarak yang tak tersentuh, cintaku padamu menjelma badai yang tak dapat dijinakkan. Ia bukan sekadar cahaya, tapi kobaran api yang menyalakan semesta dalam dadaku. Pertemuan maya yang tampak sepele itu sebenarnya adalah takdir yang menyulam dua hati menjadi satu, menciptakan simfoni yang gema-nya mampu menembus batas ruang dan waktu. Meski tembok takdir menjulang setinggi langit, aku tidak gentar. Karena di setiap denyut nadiku, ada namamu yang bergema, seperti mantra abadi yang tak pernah berhenti dipanjatkan. Cintaku bukan hanya hadir untuk mengisi ruang hampa: ia adalah darah, ia adalah napas, ia adalah hidupku. Dan meski semesta berusaha memisahkan, aku tahu: cintaku padamu adalah kebenaran yang tidak bisa digugat, sebuah janji yang terpatri lebih kuat daripada takdir itu sendiri.
Hak Cipta Terpelihara
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

Anda juga mungkin menyukai

  • Lost With Prince
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Keluarga Berencana (Selesai)
  • Night Calls
  • The Mafia's Sinful Obsession
  • Clause of Us
  • OBSESISEAN (TAMAT)
  • Círculo del Destino
  • SAGARA (Hey, My husband!)
  • DOMINEX | The Crime Lock

Terdampar di pulau terpencil bersama Prince Waharaja, sang pangeran sekolah adalah hal yang paling Bella benci selama hidupnya. Karena selain memikirkan cara bertahan hidup di pulau tak berpenghuni itu, Bella juga harus mengurus dan menuruti semua perintah sang pangeran sekolah yang kejam! "Gue haus. Tapi nggak mau minum air sungai" "T-terus mau minum apa, Prince?" "S*su lo" Disclaimer: For readers aged 18 and above only WAHARAJA SERIES #1

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi